JAKARTA. Profil investor asing yang mengincar instrumen-instrumen aman di awal tahun memicu capital inflow di pasar obligasi. Obligasi pemerintah dianggap aman lantaran dijamin oleh pemerintah. Hal tersebut disampaikan oleh Head of Investment BNI Asset Managemement Hanif Mantiq. "Setelah asing yakin terhadap fundamental ekonomi suatu negara, maka akan mencari instrumen yang aman. Berbeda dengan masuknya asing di pasar saham yang biasanya mulai di kuartal II," ujar Hanif. Analis Infovesta Utama Mark Prawirodidjojo menambahkan perlambatan pertumbuhan ekonomi global mengakibatkan Indonesia semakin menarik sebagai salah satu tujuan investasi. Masih dipertahankannya kebijakan suku bunga acuan rendah di negara-negara maju juga menyebabkan suku bunga acuan negara berkembang menjadi menarik.
Cari Aman, investor asing masuk obligasi
JAKARTA. Profil investor asing yang mengincar instrumen-instrumen aman di awal tahun memicu capital inflow di pasar obligasi. Obligasi pemerintah dianggap aman lantaran dijamin oleh pemerintah. Hal tersebut disampaikan oleh Head of Investment BNI Asset Managemement Hanif Mantiq. "Setelah asing yakin terhadap fundamental ekonomi suatu negara, maka akan mencari instrumen yang aman. Berbeda dengan masuknya asing di pasar saham yang biasanya mulai di kuartal II," ujar Hanif. Analis Infovesta Utama Mark Prawirodidjojo menambahkan perlambatan pertumbuhan ekonomi global mengakibatkan Indonesia semakin menarik sebagai salah satu tujuan investasi. Masih dipertahankannya kebijakan suku bunga acuan rendah di negara-negara maju juga menyebabkan suku bunga acuan negara berkembang menjadi menarik.