Carrefour Bidik Profit Besar, Ini Langkah CEO Alexandre Bompard



KONTAN.CO.ID - PARIS. Carrefour memasang target ambisius untuk mengerek profitabilitas dalam lima tahun ke depan. Peritel makanan terbesar di Eropa ini menargetkan margin operasi 3,2% pada 2028 dan meningkat menjadi 3,5% pada 2030.

Reuters (18/2) melaporkan, target tersebut menjadi bagian dari rencana strategis terbaru CEO Alexandre Bompard yang kembali menegaskan fokus perusahaan pada tiga pasar inti di Prancis, Spanyol, dan Brasil. Dalam paparan kepada investor, manajemen juga membidik akumulasi arus kas bebas bersih sebesar 5 miliar euro sepanjang 2026–2028.

Namun, ambisi itu datang di tengah tantangan yang tidak ringan. Pertumbuhan di pasar domestik Prancis masih tersendat akibat persaingan yang sangat ketat. Di sisi lain, belanja konsumen di Prancis dan Brasil belum pulih kuat, menekan ruang ekspansi pendapatan.


Tekanan tersebut tercermin pada kinerja margin. Sejak pandemi, margin laba operasional Carrefour terus menyusut, dari 3,1% pada 2021 menjadi 2,6% pada 2025.

Baca Juga: Beban Hukum Bayer Mereda? US$ 7,25 Miliar Disiapkan Akhiri Sengketa!

Ini menjadi ujian lanjutan bagi Bompard, yang sejak mengambil alih kepemimpinan pada 2017 telah meluncurkan dua rencana transformasi. Meski berbagai langkah efisiensi dan restrukturisasi telah ditempuh, harga saham Carrefour masih tertekan, turun hampir 29% sejak 2017.

Dengan target margin yang lebih tinggi dan fokus pasar yang dipersempit, investor kini menanti apakah strategi ketiga ini mampu benar-benar membalikkan tren kinerja dan mengembalikan daya saing ritel raksasa asal Prancis tersebut.

Baca Juga: YouTube Down, Pengguna Tak Bisa Akses

Selanjutnya: Saham Syariah Berpeluang Konsolidasi Positif Saat Ramadan, Ini Analisisnya

Menarik Dibaca: Provinsi Ini Hujan Amat Lebat, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (19/2)

TAG: