Cashlez Worldwide Indonesia (CASH) akan melantai di bursa hari ini



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa finansial teknologi dan pembayaran digital, PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk akan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) Senin (4/5). Perusahaan dengan kode emiten CASH itu melepas 250 juta saham biasa atas nama atau sekitar 17,507% dari modal ditempatkan dan disetor penuh. 

Setiap saham ditawarkan dengan harga Rp 350. Sehingga, nilai total penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) sebesar Rp 87,5 miliar.  Dalam pelaksanaannya, CASH menggandeng PT Sinarmas Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek. 

Baca Juga: Cashlez bakal melantai di BEI pada Senin (4/5)


Dalam prospektusnya, CASH akan memanfaatkan 61,31% dari dana yang dihimpun untuk mengambil alih saham PT Softorb Technology Indonesia (STI). Adapun CASH akan mengambil alih 1.020 saham atau setara 51% dari seluruh modal ditempatkan dan disetor penuh STI. Sementara itu, 38,69% dana sisanya akan digunakan sebagai modal kerja CASH ke depan. 

Rincian saham yang akan diambil alih adalah kepemilikan saham PT Global Integrasi Prima pada STI sejumlah 207 saham atau setara 10,35%. Kepemilikan saham Suwandi pada STI sejumlah 670 saham atau 33,5%. Kepemilikan saham Rendy Ardilles pada STI sejumlah 143 saham atau setara 7,15%. 

CASH melihat produk atau jasa yang dimilikinya akan bersinergi baik dengan kegiatan usaha yang dilakukan STI.  Selain itu, akuisisi ini juga diharapkan bisa meningkatkan pangsa pasar. Adapun kegiatan usaha  STI adalah penyedia solusi teknologi informasi yang berfokus pada RFID dan teknologi Smart Card untuk pembayaran, identifikasi, akses kontrol, dan lainnya. 

Sebagai pemanis, CASH juga menerbitkan 250 juta Waran Seri I yang menyertai saham baru atau sebanyak 21,222% dari total jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh. Waran ini  memberikan hak kepada pemegangnya untuk melakukan pembelian Saham Biasa Atas Nama yang bernilai nominal Rp 12 setiap sahamnya dengan harga pelaksanaan sebesar Rp 500.  

Baca Juga: Ini profil Cashlez, fintech yang sudah dapat izin IPO

Pembelian dapat dilakukan selama masa berlaku Waran Seri yakni 2 November 2020 hingga 3 Mei 2021. Adapaun total hasil pelaksaan Waran Seri I sebanyak-banyaknya Rp 125 miliar. Seluruh dana tersebut akan digunakan untuk modal kerja. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Herlina Kartika Dewi