Catat Kinerja Positif pada Kuartal I, Begini Jurus WOM Finance hingga Akhir Tahun



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOM Finance) berhasil membukukan laba bersih Rp 62,65 miliar di kuartal I-2023, naik 155,81% secara year on year (YoY). Sementara pada periode yang sama tahun lalu laba bersih WOMF tercatat Rp 24,49 miliar.

Direktur Keuangan WOM Finance, Cincin Lisa menyatakan pihaknya juga telah menyiapkan target kinerja di sepanjang tahun ini, tentu berikut dengan strategi yang akan di lancarkan.

“Perusahaan memproyeksikan laba bersih sebesar Rp 231 miliar pada akhir tahun 2023, atau tumbuh 17% dibandingkan periode yang sama tahun lalu,” ujarnya kepada Kontan.co.id, Selasa (2/5).


Lisa mengungkapkan, strategi untuk meningkatkan kinerja hingga akhir tahun nanti, di antaranya, pengembangan potensi bisnis, baik wilayah pembiayaan maupun kanal distribusi untuk meningkatkan pertumbuhan bisnis.

Baca Juga: Intip Kinerja Perusahaan Multifinance Tanah Air pada Kuartal I 2023

“Optimalisasi database atas existing customer perusahaan dengan kategori excellent - good. Digitalisasi proses bisnis untuk terus meningkatkan efisiensi dan efektivitas perusahaan. Perbaikan secara berkesinambungan terhadap proses inisiasi kredit dengan terus melakukan evaluasi kebijakan dan prosedur kredit,” ungkapnya.

Strategi selanjutnya, kata Lisa, optimalisasi strategi penagihan yang mengutamakan penanganan early overdue.

Program pelatihan dan pengembangan yang intensif dan berkelanjutan melalui program-program pelatihan dan pembelajaran berbasis digital terkait dengan business process knowledge, skill (soft skill & technical skill), leadership, dan internalisasi nilai-nilai Perusahaan dengan fokus pada peningkatan produktivitas.

Lebih lanjut, peningkatan laba WOMF ini disokong oleh nilai pendapatan sebesar Rp 468,85 miliar pada kuartal I-2023. Realisasi ini naik 10,25% YoY dibandingkan kuartal I-2022 yang sebesar Rp 425,24 miliar.

Pendapatan perusahaan pembiayaan ini ditopang oleh meningkatnya pembiayaan konsumen, modal usaha, dan sewa pembiayaan neto yang berkontribusi sebesar Rp 399,44 miliar, naik 15,26% YoY  dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp 346,55 miliar.

Meski demikian, beban WOM Finance tampak naik tipis 0,01%, dari kuartal I-2022 sebesar Rp 388,28 miliar menjadi Rp 388,31 pada kuartal I-2023.

Baca Juga: Woori Finance Catat Laba Bersih Rp 24,13 Miliar pada Kuartal I 2023, Tumbuh 87,05%

Beban terbesar WOM Finance datang dari beban umum dan administrasi sebesar Rp 147,85 miliar, naik 6,03% dibanding kuartal I-2022 yang sebesar Rp 139,43 miliar.

Lebih lanjut, WOMF mencatat total aset perseroan juga tumbuh sebesar 4,24% YoY sebesar Rp 5,65 triliun di kuartal I-2022 menjadi Rp 5,89 di kuartal I-2023.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Tendi Mahadi