Catat Rekor Tertinggi, Penjualan Chery Group Capai 240.678 unit Per Maret 2026



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Chery Group mencatatkan penjualan bulanan global tertinggi pada Maret 2026 dengan total 240.678 unit, meningkat 12,1% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. 

Secara kumulatif, basis pengguna global Chery kini telah mencapai 19,12 juta, termasuk lebih dari 6,23 juta pengguna di pasar internasional. Hal ini sekaligus mempertahankan posisinya sebagai pemimpin ekspor otomotif asal Tiongkok. Merujuk siaran pers yang diterima pada Jumat (10/4/2026), pertumbuhan global perusahaan  ditopang oleh peningkatan penjualan, perluasan pasar ekspor, serta penetrasi ke pasar dengan standar regulasi tinggi. 

Baca Juga: Pemerintah Patok Harga Kedelai Rp11.500/Kg, Industri Tahu Tempe Diminta Menahan Harga


“Perkembangan ini menunjukkan bahwa transformasi global yang dijalankan kini telah memasuki fase yang semakin matang, dari sekadar ekspansi skala menuju pertumbuhan yang lebih berkualitas dan berkelanjutan,” ungkap Manajemen, dalam keterangannya. 

Setelah menjadi merek otomotif asal Tiongkok pertama yang menembus penjualan kumulatif 6 juta unit di pasar ekspor pada Februari lalu, Chery kembali mencatatkan performa kuat pada Maret dengan penjualan 228.451 unit kendaraan, tumbuh 15% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. 

Momentum ini juga diperkuat oleh ekspansi ke berbagai pasar dengan regulasi tinggi, termasuk 18 negara di Eropa. Saat ini, satu dari setiap lima mobil asal Tiongkok yang diekspor ke luar negeri berasal dari Chery Group, dan satu dari setiap lima kendaraan energi baru yang diekspor perusahaan ini ditujukan ke pasar Eropa.

Dalam ajang Auto China dan Chery International Business Summit yang akan berlangsung pada 22 hingga 28 April, perusahaan ini akan memperkenalkan dua model baru yang dirancang khusus untuk pasar internasional. 

Langkah ini tidak hanya menandai pembaruan portofolio produk, tetapi juga menjadi momentum penting untuk menampilkan kekuatan teknologi energi baru serta arah strategi globalnya ke depan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News