Catat Saham di Bursa Hong Kong, Merdeka Gold (EMAS) Ubah Nama Mandarin



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten produsen emas, PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS), mengumumkan adanya perubahan nama perusahaan dalam bahasa Mandarin. Hal ini ditujukan untuk keperluan identifikasi dan perdagangan Hong Kong Depositary Receipts (HDR) di Bursa Efek Hong Kong.

Dalam keterbukaan informasi yang disampaikan di Bursa Efek Hong Kong, perubahan nama tersebut telah mendapat pengesahan dari Kantor Pendaftaran Perusahaan Hong Kong melalui penerbitan Sertifikat Pendaftaran Perubahan Nama Perusahaan Terdaftar di Luar Hong Kong pada 7 Agustus 2026 lalu.

Dalam sertifikat tersebut, nama Mandarin baru PT Merdeka Gold Resources Tbk adalah “自由黃金資源股份有限公司”. Meski demikian, perubahan ini tidak mengubah nama resmi perusahaan dalam bahasa Inggris.


Baca Juga: Merdeka Gold (EMAS) Konversi Utang Anak Usaha Rp 4,78 Triliun Jadi Modal

"Nama Inggris dan nama resmi Perusahaan tetap tidak berubah sebagai “PT Merdeka Gold Resources Tbk” karena nama terjemahan Tionghoa belum terdaftar di tempat pendirian perusahaan," ungkap pengumuman tersebut, Kamis (13/8/2026).

Perubahan nama Mandarin tersebut kemudian akan berdampak pada nama singkat saham HDR EMAS yang diperdagangkan di Bursa Efek Hong Kong. Mulai 18 Agustus 2026 pukul 09.00 waktu Hong Kong, nama singkat saham dalam bahasa Mandarin akan berubah menjadi “自由黃金-DRS”.

Sementara itu, nama singkat saham dalam bahasa Inggris, yakni “MERDEKAGOLD-DRS”, serta kode saham 6228 tidak mengalami perubahan. Ketentuan perdagangan lainnya yang berkaitan dengan HDR perusahaan juga tetap sama.

Pihak EMAS menegaskan bahwa penggunaan nama Mandarin baru tersebut hanya ditujukan untuk keperluan identifikasi. Perubahan tersebut tidak dengan serta-merta memengaruhi hak pemegang HDR, kegiatan operasional sehari-hari, maupun posisi keuangan perusahaan.

Lebih lanjut, seluruh sertifikat HDR EMAS yang telah diterbitkan sebelumnya dan masih mencantumkan nama resmi perusahaan tetap berlaku sebagai bukti kepemilikan yang sah. Sertifikat tersebut juga tetap dapat digunakan untuk perdagangan, penyelesaian transaksi, pendaftaran, dan penyerahan.

Alhasil, perusahaan ini tidak akan menyediakan mekanisme penukaran gratis atas sertifikat HDR lama dengan sertifikat HDR baru. Mulai 18 Agustus 2026, setiap sertifikat HDR baru yang diterbitkan akan mencantumkan nama resmi EMAS dalam bahasa Inggris serta nama Mandarin baru tersebut.

Baca Juga: IIF Siap Lunasi Obligasi Jatuh Tempo Senilai Rp 500 Miliar pada November 2026

Dengan demikian, perubahan ini bersifat administratif dan identifikatif, tanpa mengubah kode saham, nama perdagangan dalam bahasa Inggris, maupun hak kepemilikan pemegang HDR.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News