Catat! Saham HSC Resmi Keluar dari Perhitungan IHSG Mulai Senin (2/11)



KONTAN.CO.ID- MANDALIKA. Bursa Efek Indonesia (BEI)] akan mengeluarkan saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi alias High Shareholding Concentration (HSC) dari perhitungan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Senin (2/11/2026).

Direktur Utama Bursa Efek Indonesia Jeffrey Hendrik menjelaskan penetapan ini tidak akan memengaruhi nilai IHSG, bahkan akan saham pada penutupan pada perdagangan Jumat (30/10). 

Pada perdagangan Jumat (30/10), IHSG ditutup melemah 0,80% atau turun 41,01 poin ke posisi 5.057,05 dengan kapitalisasi pasar mencapai Rp 8,86 triliun atau setara dengan US$ 489 juta. 


Baca Juga: IHSG Fluktuatif Jelang Rebalancing, Saham HSC Dibayangi Tekanan Jual

“Tidak akan ada perubahan. Dengan keluarnya saham HSC, perhitungan IHSG akan dibagi ke sisa saham di luar HSC,” jelasnya saat ditemui usai Capital Market Journalist Workshop, Sabtu (31/10). 

Dia mencontohkan dari 962 saham yang tercatat, pada perdagangan 2 November 2026 akan dikeluarkan 80 saham HSC. Maka, pergerakan IHSG oleh saham sisanya dan akan ada saham yang bobotnya meningkat karena penyesuaian.

Jeffrey bilang metodologi perhitungan ini juga sudah digunakan apabila ada saham yang dihapuskan pencatatannya alias delisting karena menjadi perusahaan tertutup (go private). 

Baca Juga: Menakar Dampak Dikeluarkannya Saham HSC Terhadap Kinerja Reksadana Indeks

“Misalnya, ada satu perusahaan yang memutuskan delisting. Maka bobotnya akan didistribusikan ke sisa saham yang masih tercatat,” tuturnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News