Caturkarda Depo Bangunan (DEPO) Sasar Ekspansi Gerai ke Luar Pulau Jawa



KONTAN.CO.ID - JAKARTA.  PT Caturkarda Depo Bangunan Tbk (DEPO) tetap agresif menyiapkan ekspansi gerai baru pada 2026. Perluasan jaringan operasional tetap menjadi strategi penting untuk menjaga pertumbuhan jangka panjang, terutama dengan membidik wilayah luar Pulau Jawa yang dinilai memiliki potensi besar.

Direktur Caturkarda Depo Bangunan, Caroline Kettin, mengatakan saat ini perusahaan tengah mematangkan persiapan pembukaan gerai baru di sejumlah lokasi potensial, dengan fokus di wilayah luar Pulau Jawa.

“Ekspansi cakupan jaringan operasional selalu menjadi bagian integral dari strategi pertumbuhan Perseroan. Saat ini, kami sedang mematangkan tahap persiapan untuk pembukaan gerai baru di lokasi-lokasi potensial, dengan fokus di wilayah Luar Pulau Jawa,” ujar Caroline kepada Kontan.co.id, pekan lalu. 


Baca Juga: Laba Medco (MEDC) Melonjak 282,4%, Terdongkrak Harga Migas dan Laba Amman (AMMN)

Ia melanjutkan, pihaknya berupaya agar seluruh proses berjalan sesuai jadwal sehingga layanan Depo Bangunan dapat segera hadir di wilayah tersebut.

Untuk mendukung agenda ekspansi tahun ini, DEPO menyiapkan alokasi belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp 130 miliar. Hingga kuartal pertama, realisasi capex disebut masih berjalan proporsional sesuai dengan fase rencana strategis kami. 

Lebih lanjut ia menjelaskan, penggunaan capex difokuskan untuk untuk menunjang rencana ekspansi berkesinambungan, seperti persiapan gerai baru. 

Di samping itu, DEPO juga memanfaatkannya untuk optimalisasi fasilitas dan operasional pada gerai-gerai eksisting. 

Baca Juga: Biaya Logistik Naik, Asosiasi Pengusaha Truk Minta Evaluasi Kebijakan Pelabuhan

Namun demikian, manajemen mengakui kondisi pasar bahan bangunan pada tahun ini masih cukup menantang. Pergeseran momentum Ramadan dan Lebaran yang lebih awal serta perubahan pola konsumsi masyarakat turut mempengaruhi transaksi pada kuartal I.

Meski begitu, perusahaan menilai kebutuhan masyarakat untuk renovasi dan pembangunan masih tetap terjaga, sehingga menjadi penopang bisnis hingga akhir tahun.

“Secara keseluruhan, kami optimistis realisasi kinerja keuangan Perseroan hingga saat ini masih sejalan dengan perencanaan internal kami,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News