KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Cyberindo Aditama (CBN), penyedia layanan internet dan solusi digital di Indonesia, menggandeng Wasabi Technologies untuk memperluas akses layanan cloud storage bagi pelanggan korporasi di Indonesia. Kolaborasi tersebut dilakukan di tengah meningkatnya kebutuhan perusahaan terhadap penyimpanan data yang dapat diakses secara cepat dan fleksibel, seiring dengan semakin luasnya adopsi teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI).
Baca Juga: Vector: Industri Garmen RI Berpeluang Tambah Ekspor US$ 2 Miliar Tanpa Ekspansi Besar Wasabi Technologies merupakan perusahaan penyedia layanan
hot cloud storage asal Amerika Serikat. Melalui kerja sama dengan CBN, layanan Wasabi Hot Cloud Storage kini tersedia bagi pelanggan enterprise CBN dari berbagai sektor, termasuk pendidikan, kesehatan, manufaktur, perbankan, pemerintahan, dan media. Commerce Director CBN Dedy Handoko mengatakan, kebutuhan terhadap layanan cloud storage di Indonesia terus meningkat sejalan dengan pertumbuhan penggunaan AI di berbagai sektor. “Kebutuhan akan cloud storage di Indonesia terus meningkat. Didorong oleh pesatnya perkembangan AI di berbagai sektor, dibutuhkan solusi cloud storage yang mampu menyimpan data dalam jumlah besar sekaligus memungkinkan data tersebut diakses dengan cepat dan mudah,” ujar Dedy dalam keterangan resmi, Jumat (28/8/2026). Menurut Dedy, kolaborasi dengan Wasabi Technologies merupakan bagian dari strategi CBN untuk menghadirkan teknologi global yang relevan dengan kebutuhan pelanggan di Indonesia. Kerja sama tersebut sekaligus melengkapi tiga pilar solusi CBN Enterprise, yakni digital connectivity, digital platform, dan digital service. “Bersama Wasabi Technologies, kami berharap dapat mendukung organisasi di berbagai sektor dalam mempercepat adaptasi digital melalui layanan cloud storage yang andal, mudah diimplementasikan, serta memberikan nilai tambah bagi operasional bisnis,” katanya.
Baca Juga: Aksesmu Punya 150.000 Member Aktif dan Bina 250.000 Warung Bidik Pertumbuhan Data Wasabi Hot Cloud Storage menawarkan layanan object storage yang dirancang untuk menangani beban kerja (
workload) dengan kebutuhan performa tinggi serta memungkinkan penyimpanan data dalam skala besar. Layanan tersebut menggunakan model harga yang diklaim lebih sederhana sehingga perusahaan dapat mengelola biaya penyimpanan secara lebih terprediksi. Wasabi juga menawarkan kompatibilitas dengan Amazon S3, yang dapat mempermudah proses migrasi data serta integrasi dengan berbagai aplikasi, platform backup, dan alur kerja (
workflow) yang sudah digunakan perusahaan.
Baca Juga: Brantas Abipraya Perkuat Bisnis Hunian Lewat Danantara Housing Expo 2026 Dari sisi keamanan, layanan tersebut dilengkapi sejumlah fitur seperti object lock, immutability, dan autentikasi multifaktor. Fitur tersebut ditujukan untuk membantu perusahaan meningkatkan perlindungan data serta ketahanan terhadap serangan ransomware. ASEAN Country Manager Wasabi Technologies, Raymond Koh, mengatakan penunjukan CBN sebagai mitra Internet Service Provider (ISP) pertama Wasabi Technologies di Indonesia menjadi langkah penting untuk memperluas ekosistem cloud storage perusahaan di pasar Indonesia. “CBN memiliki pengalaman dan jangkauan yang kuat dalam menyediakan konektivitas digital. Kolaborasi ini membuka peluang untuk menghadirkan solusi cloud storage yang dapat disesuaikan dan mudah diakses oleh lebih banyak bisnis,” ujar Raymond. Menurut dia, pertumbuhan volume data yang semakin cepat membuat perusahaan membutuhkan infrastruktur penyimpanan yang tidak hanya mampu menampung data, tetapi juga memungkinkan data tersebut dimanfaatkan untuk kebutuhan bisnis.
Baca Juga: JSMR Beri Pinjaman Rp 89,6 Miliar ke Anak Usaha Jasamarga Jogja Bawen “Bersama CBN, kami ingin membantu perusahaan di Indonesia dalam mengelola pertumbuhan volume data sekaligus memaksimalkan nilai dari data tersebut sebagai bagian penting dari transformasi digital mereka,” katanya. Melalui kerja sama tersebut, CBN dan Wasabi Technologies menargetkan perusahaan di Indonesia dapat mengelola pertumbuhan volume data secara lebih efektif sekaligus meningkatkan pemanfaatannya untuk kebutuhan bisnis, analitik, dan kecerdasan buatan. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News