KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Tren risiko investasi di Indonesia masih diwarnai ketidakpastian global menjelang akhir 2026. Pergerakan credit default swap (CDS) Indonesia yang kembali naik dalam sepekan terakhir menunjukkan bahwa persepsi investor terhadap risiko Indonesia masih berfluktuasi, meski levelnya telah turun dibandingkan awal Oktober. Berdasarkan data Bloomberg, CDS Indonesia tenor 5 tahun berada di level 92,14 basis poin (bps) pada Rabu (14/10/2026), naik 0,17 bps dibandingkan posisi sepekan sebelumnya sebesar 91,97 bps. Namun, angka tersebut masih lebih rendah dibandingkan posisi 94,77 bps pada 5 Oktober 2026. Sementara itu, CDS tenor 10 tahun tercatat sebesar 141,79 bps, naik 0,29 bps dari 141,499 bps sepekan sebelumnya. Kendati demikian, level tersebut masih lebih rendah dibandingkan posisi 144,33 bps pada 5 Oktober 2026.
CDS Indonesia Masih Fluktuatif, Risiko Investasi Masih Dibayangi Sentimen Global
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Tren risiko investasi di Indonesia masih diwarnai ketidakpastian global menjelang akhir 2026. Pergerakan credit default swap (CDS) Indonesia yang kembali naik dalam sepekan terakhir menunjukkan bahwa persepsi investor terhadap risiko Indonesia masih berfluktuasi, meski levelnya telah turun dibandingkan awal Oktober. Berdasarkan data Bloomberg, CDS Indonesia tenor 5 tahun berada di level 92,14 basis poin (bps) pada Rabu (14/10/2026), naik 0,17 bps dibandingkan posisi sepekan sebelumnya sebesar 91,97 bps. Namun, angka tersebut masih lebih rendah dibandingkan posisi 94,77 bps pada 5 Oktober 2026. Sementara itu, CDS tenor 10 tahun tercatat sebesar 141,79 bps, naik 0,29 bps dari 141,499 bps sepekan sebelumnya. Kendati demikian, level tersebut masih lebih rendah dibandingkan posisi 144,33 bps pada 5 Oktober 2026.