Cegah Gangguan Imbas Aktivitas Militer, FAA Rilis Peringatan Terbang di Amerika Latin



KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Administrasi Penerbangan Federal AS (FAA) pada hari Jumat memperingatkan maskapai penerbangan untuk berhati-hati saat terbang di atas Meksiko, Amerika Tengah, dan sebagian Amerika Selatan, dengan alasan risiko potensi aktivitas militer dan gangguan GPS.

Mengutip Reuters, Sabtu (17/1/2026), FAA mengatakan telah mengeluarkan Pemberitahuan kepada Penerbang yang mencakup Meksiko dan negara-negara Amerika Tengah, serta Ekuador, Kolombia, dan sebagian wilayah udara di Samudra Pasifik bagian timur. 

"Peringatan tersebut dimulai pada hari Jumat dan akan berlangsung selama 60 hari," jelas FAA.


Ketegangan antara AS dan para pemimpin regional telah meningkat sejak pemerintahan Trump melancarkan pengerahan militer besar-besaran di Karibia selatan, menyerang Venezuela, dan menangkap presiden negara itu, Nicolas Maduro, dalam operasi militer. 

Baca Juga: Nvidia H200 Diblokir China: Produksi Komponen Pemasok Terhenti Seketika

Presiden Donald Trump telah mengemukakan kemungkinan tindakan militer lainnya di wilayah tersebut, termasuk terhadap Kolombia.

Trump mengatakan pekan lalu bahwa kartel narkoba mengendalikan Meksiko dan menyarankan AS dapat menyerang target darat untuk memerangi mereka, dalam salah satu dari serangkaian ancaman untuk mengerahkan kekuatan militer AS terhadap kartel.

Meksiko menanggapi peringatan FAA, dengan mengatakan bahwa itu hanya tindakan pencegahan dan tidak membatasi wilayah udara atau maskapai penerbangan Meksiko. 

Pemberitahuan tersebut hanya berlaku untuk operator AS, dan operasi penerbangan di Meksiko tetap tidak terpengaruh, kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan.

Setelah serangan terhadap Venezuela, FAA membatasi penerbangan di seluruh Karibia, memaksa pembatalan ratusan penerbangan oleh maskapai penerbangan besar. Administrator FAA Bryan Bedford mengatakan kepada Reuters minggu ini bahwa telah ada koordinasi yang baik antara badan tersebut dan militer AS sebelum operasi Venezuela.

Baca Juga: Trump Serukan Pembatasan Bunga Kartu Kredit, Bank-Bank di Wall Steet Hadapi Ujian

Bulan lalu, sebuah pesawat penumpang JetBlue yang menuju New York melakukan manuver menghindar untuk menghindari tabrakan di udara dengan pesawat tanker Angkatan Udara AS di dekat Venezuela. 

Penerbangan JetBlue 1112 telah berangkat dari negara Karibia Curaçao dan terbang sekitar 40 mil (60 km) dari pantai Venezuela ketika pesawat Airbus melaporkan bertemu dengan jet Angkatan Udara, yang tidak mengaktifkan transpondernya.

Selanjutnya: Wajib Tahu! Ini 6 Ikan untuk Ibu Hamil yang Rendah Merkuri Aman Bagi Janin

Menarik Dibaca: Wajib Tahu! Ini 6 Ikan untuk Ibu Hamil yang Rendah Merkuri Aman Bagi Janin

TAG: