KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Jelang dihapusnya pembatasan aktivitas perbatasan akibat Covid-19 akhir bulan ini, pemerintah Joe Biden memerintahkan agar pasukan penjaga perbatasan AS-Meksiko ditambah untuk mencegah masuknya imigran gelap. Pentagon pada hari Selasa (2/5) mengatakan bahwa pemerintah meminta militer untuk mengirim 1.500 pasukan tambahan ke wilayah perbatasan. Pasukan tambahan itu akan ditempatkan selama 90 hari dan tidak akan melaksanakan tugas penegakan hukum. "Mereka akan melakukan pemantauan berbasis darat, entri data, dan dukungan gudang untuk membebaskan agen perbatasan dan mengisi celah peran-peran yang penting," kata juru bicara Pentagon Brigadir Jenderal Pat Ryder, seperti dikutip Reuters.
Cegah Imigran Gelap, AS Kerahkan 1.500 Pasukan Tambahan di Perbatasan dengan Meksiko
KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Jelang dihapusnya pembatasan aktivitas perbatasan akibat Covid-19 akhir bulan ini, pemerintah Joe Biden memerintahkan agar pasukan penjaga perbatasan AS-Meksiko ditambah untuk mencegah masuknya imigran gelap. Pentagon pada hari Selasa (2/5) mengatakan bahwa pemerintah meminta militer untuk mengirim 1.500 pasukan tambahan ke wilayah perbatasan. Pasukan tambahan itu akan ditempatkan selama 90 hari dan tidak akan melaksanakan tugas penegakan hukum. "Mereka akan melakukan pemantauan berbasis darat, entri data, dan dukungan gudang untuk membebaskan agen perbatasan dan mengisi celah peran-peran yang penting," kata juru bicara Pentagon Brigadir Jenderal Pat Ryder, seperti dikutip Reuters.