KONTAN.CO.ID - Simak biaya tarik tunai dan transfer BCA. Transaksi perbankan melalui mesin ATM masih menjadi pilihan utama masyarakat karena praktis dan mudah diakses di berbagai lokasi. Namun, tidak semua transaksi memiliki biaya yang sama, terutama ketika menggunakan mesin ATM yang berbeda jaringan. Nasabah Bank Central Asia atau BCA perlu memahami perbedaan biaya tarik tunai dan transfer, baik di ATM BCA sendiri maupun di jaringan ATM bank lain, agar dapat mengelola transaksi dengan lebih efisien dan menghindari biaya tambahan yang tidak perlu.
Biaya Tarik Tunai & Transfer BCA
Berikut penjelasan lengkap biaya tarik tunai dan transfer BCA berdasarkan jenis mesin ATM yang digunakan. Informasi ini penting supaya nasabah bisa memilih cara transaksi paling hemat. 1. ATM BCA (Mesin Sesama BCA) Ini adalah mesin paling ideal karena biaya paling murah. Biaya: Baca Juga: Kontrol Tagihan Listrik! Cek Pemakaian secara Online Lewat PLN Mobile
Demikian informasi mengenai biaya tarik tunai dan transfer BCA.
- Tarik tunai: Gratis
- Cek saldo: Gratis
- Transfer antar rekening BCA: Gratis
- Transfer antar bank di ATM tetap Rp6.500.
- Tarik tunai: Rp7.500
- Cek saldo: Rp4.000
- Transfer antar bank: Rp6.500
- Transaksi gagal: Rp3.500.
- Tarik tunai: sekitar Rp20.000
- Cek saldo: sekitar Rp5.000
- Ada tambahan biaya kurs & bank lokal.
- Tarik tunai: sekitar Rp4.000 per transaksi.
Ringkasan Perbandingan Biaya
| Jenis Mesin ATM | Tarik Tunai | Transfer Antar Bank |
|---|---|---|
| ATM BCA | Gratis | Rp2.500 – Rp6.500 |
| ATM Prima / GPN | Rp7.500 | Rp6.500 |
| ATM Bersama | Rp7.500 | Rp6.500 |
| ATM Luar Negeri (Cirrus) | ±Rp20.000 | Tidak tersedia |
| EDC Minimarket | Rp4.000 | Tidak tersedia |