KONTAN.CO.ID - Simak tarif listrik PLN pada Mei 2026 termasuk 13 golongan pelanggan non-subsidi. Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) kembali menetapkan tarif tenaga listrik untuk periode Mei 2026. Hasilnya, tarif listrik yang berlaku tidak mengalami kenaikan dan tetap sama seperti periode sebelumnya. Kebijakan ini berlaku untuk pelanggan PT PLN (Persero), khususnya untuk triwulan II 2026 (April–Juni), setelah dilakukan evaluasi terhadap berbagai indikator ekonomi makro.
Baca Juga: Biaya BBM Toyota Innova Reborn Diesel: Siap-siap, Full Tank Tembus Rp1,7 Juta! Dasar Penetapan Tarif Listrik
Penyesuaian tarif listrik oleh pemerintah dilakukan setiap tiga bulan sekali, terutama untuk 13 golongan pelanggan non-subsidi. Kebijakan ini mengacu pada Peraturan Menteri ESDM Nomor 7 Tahun 2024. Dalam penetapannya, pemerintah mempertimbangkan empat indikator utama, yaitu:
- Nilai tukar rupiah
- Harga minyak mentah Indonesia (ICP)
- Tingkat inflasi
- Harga Batubara Acuan (HBA)
Hasil evaluasi terbaru menunjukkan kondisi masih stabil, sehingga tarif listrik untuk Mei 2026 diputuskan tidak naik.
Baca Juga: Update Biaya Isi BBM Toyota Fortuner Terbaru: Siap Bayar Rp2,5 Jutaan Sekali Isi! Daftar Tarif Listrik PLN Mei 2026 per kWh
Berikut rincian tarif listrik yang berlaku:
1. Rumah Tangga Non-Subsidi
2. Bisnis dan Pemerintah
| Golongan | Tarif per kWh |
| B-2/TR (6.600 VA – 200 kVA) | Rp 1.444,70 |
| P-1/TR (kantor pemerintah) | Rp 1.699,53 |
| P-3/TR (penerangan jalan umum) | Rp 1.699,53 |
3. Pelanggan Subsidi
| Daya Listrik | Tarif per kWh |
| 450 VA | Rp 415 |
| 900 VA subsidi | Rp 605 |
| 900 VA RTM | Rp 1.352 |
| 1.300 – 2.200 VA | Rp 1.444,70 |
| ≥ 3.500 VA | Rp 1.699,53 |
Tarif listrik PLN untuk Mei 2026 dipastikan tetap stabil tanpa kenaikan, seiring dengan kondisi indikator ekonomi makro yang masih terkendali. Kebijakan ini menjadi langkah strategis pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendukung aktivitas ekonomi nasional. Bagi pelanggan, kondisi ini memberikan kepastian biaya listrik, sehingga dapat membantu perencanaan pengeluaran rumah tangga maupun operasional usaha dengan lebih baik.
Tonton: PLN Usung Skema Tender Giga One, Pengusaha Listrik Sambut Proyek PLTS Jumbo 1,22 GW Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News