Cek Kurs Transaksi BI Hari Ini Senin (30/3): Rupiah ke Dolar AS hingga Euro



KONTAN.CO.ID - Periksa tingkat kurs transaksi BI hari Senin, 30 Maret 2026. Kurs Transaksi BI disajikan dalam bentuk kurs jual dan kurs beli valas terhadap rupiah, digunakan sebagai referensi transaksi BI dengan pihak ketiga, seperti pemerintah.

Titik tengah Kurs Transaksi BI USD/IDR mengacu pada kurs acuan (JISDOR) hari kerja sebelumnya (H-1).

Pembaruan tingkat kurs transaksi BI diumumkan sekali setiap hari kerja pada pukul 08.00 WIB.


Baca Juga: Kejutan Bursa 2026: 11 Emiten Jumbo Bakal IPO, Catat Sektornya!

Berdasarkan data terbaru bi.go.id, nilai tukar rupiah terhadap sejumlah mata uang asing menunjukkan variasi.

Dolar Singapura (SGD) berada di level Rp13.246,62 untuk kurs jual dan Rp13.106,67 untuk kurs beli. Baht Thailand (THB) tercatat Rp518,14 (jual) dan Rp512,06 (beli).

Sementara itu, dolar Amerika Serikat (USD) berada di Rp17.041,78 (jual) dan Rp16.872,22 (beli), serta yuan China (CNY) di Rp2.465,68 (jual) dan Rp2.440,76 (beli).

Baca Juga: Update Kurs BI Hari Ini Jumat, 19 Desember 2025: Dolar AS, Euro, hingga Yen

Di kawasan Eropa, euro (EUR) tercatat Rp19.633,83 untuk kurs jual dan Rp19.431,74 untuk kurs beli.

Adapun, poundsterling Inggris (GBP) berada di Rp22.691,13 (jual) dan Rp22.458,61 (beli). Untuk dolar Hong Kong (HKD), nilainya sebesar Rp2.176,28 (jual) dan Rp2.154,60 (beli).

Terakhir, nilai yen Jepang (JPY) dengan nominal 100 berada di Rp10.655,11 untuk kurs jual dan Rp10.548,43 untuk kurs beli.

Baca Juga: Tengok Update Kurs Transaksi BI Jumat 21 November 2025: Dolar AS, Euro, hingga Yen

Tabel Kurs Transaksi BI Hari Senin, 30 Maret 2026

Mata Uang Nominal Kurs Jual (Rp) Kurs Beli (Rp)
SGD 1 13.246,62 13.106,67
THB 1 518,14 512,06
USD 1 17.041,78 16.872,22
CNY 1 2.465,68 2.440,76
EUR 1 19.633,83 19.431,74
GBP 1 22.691,13 22.458,61
HKD 1 2.176,28 2.154,60
JPY 100 10.655,11 10.548,43
Demikian informasi mengenai tingkat kurs transaksi BI hari Senin, 30 Maret 2026.

Tonton: CoreTax Sering Bermasalah, Purbaya Ungkap Dugaan Oknum Internal Mainkan Vendor

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News