Cek Panduan Mengajukan KUM Bank Mandiri: Solusi Modal Kerja UMKM Hingga 5 Tahun



KONTAN.CO.ID - Intip panduan pengajuan KUM Bank Mandiri dan syaratnya untuk pengusaha. Kredit Usaha kini bisa diakses dengan mudah melalui fasilitas perbankan.

Salah satunya adalah Kredit Usaha Mikro (KUM) Mandiri yang merupakan fasilitas pembiayaan dari Bank Mandiri.

KUM ditujukan bagi pelaku usaha mikro untuk memenuhi kebutuhan modal kerja maupun investasi usaha. Program ini menawarkan plafon pinjaman hingga Rp500 juta dengan tenor maksimal 5 tahun.


Baca Juga: Portofolio Pembiayaan Berkelanjutan Bank Mandiri Capai Rp 316 Triliun di Tahun 2025

Apa Itu KUM Mandiri?

KUM Mandiri adalah kredit yang diberikan kepada pengusaha mikro untuk membiayai kegiatan usaha produktif, baik untuk tambahan modal kerja maupun pengembangan usaha.

Proses pengajuannya relatif cepat dengan persyaratan yang lebih sederhana dibanding kredit komersial.

Syarat Pengajuan KUM Mandiri

Calon debitur harus memenuhi beberapa persyaratan berikut, dirangkum dari laman Bank Mandiri.

  • Warga Negara Indonesia (WNI).
  • Berusia minimal 21 tahun atau sudah menikah.
  • Usia maksimal 60 tahun saat kredit lunas.
  • Memiliki usaha aktif minimal 2 tahun pada bidang usaha yang sama.
  • Tidak memiliki riwayat kredit bermasalah.
  • Memiliki rekening tabungan Bank Mandiri.
Baca Juga: Bank Mandiri Dorong Skema Kredit UMKM Berbasis Ekosistem Guna Percepat Penyaluran KUR

Dokumen yang Harus Disiapkan

Sebelum mengajukan KUM Mandiri, siapkan dokumen berikut:

  • KTP pemohon dan pasangan (jika menikah).
  • Kartu Keluarga (KK).
  • Surat nikah atau surat cerai.
  • NPWP (terutama untuk pinjaman di atas Rp50 juta).
  • NIB (Nomor Induk Berusaha), Surat Keterangan Usaha, atau izin usaha lainnya.
  • Buku tabungan Mandiri atas nama pemohon.
Baca Juga: Penyaluran KUR Bank Mandiri Tembus Rp 41 Triliun di 2025

Cara Daftar KUM Bank Mandiri

1. Siapkan Dokumen Usaha

Pastikan seluruh dokumen identitas dan legalitas usaha sudah lengkap. Bank akan melakukan verifikasi terhadap usaha yang dijalankan.

2. Datangi Unit Mikro atau Kantor Cabang Mandiri

Pengajuan KUM dilakukan melalui Unit Mikro atau kantor cabang Bank Mandiri terdekat. Petugas akan membantu proses pengisian formulir dan pengecekan kelengkapan berkas.

3. Wawancara dan Survei Usaha

Setelah berkas diterima, pihak bank akan melakukan analisis usaha. Biasanya petugas akan mengunjungi lokasi usaha untuk memastikan usaha benar-benar berjalan dan menilai kemampuan pembayaran calon debitur.

4. Proses Analisis Kredit

Bank Mandiri akan mengevaluasi kondisi usaha, omzet, arus kas, riwayat kredit, serta jaminan yang diajukan apabila diperlukan.

5. Pencairan Dana

Jika pengajuan disetujui, debitur akan menandatangani perjanjian kredit dan dana akan dicairkan ke rekening Bank Mandiri milik pemohon.

Baca Juga: Dukung Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Salurkan KUR 41 Triliun hingga Desember 2025

Fitur dan Keunggulan KUM Mandiri

Beberapa keunggulan KUM Mandiri antara lain:

  • Plafon kredit hingga Rp500 juta.
  • Jangka waktu pinjaman hingga 5 tahun.
  • Angsuran tetap setiap bulan.
  • Dapat digunakan untuk modal kerja maupun investasi usaha.
  • Proses relatif cepat bagi usaha yang memenuhi syarat.

Siapa yang Cocok Mengajukan KUM?

KUM Mandiri cocok untuk pelaku UMKM yang ingin:

  • Menambah stok barang dagangan.
  • Membeli peralatan usaha.
  • Memperluas tempat usaha.
  • Menambah modal operasional.
  • Mengembangkan kapasitas produksi.
Bagi pelaku usaha rumahan, warung makan, toko kelontong, usaha konveksi, bengkel, maupun usaha mikro lainnya yang telah berjalan minimal dua tahun, KUM Mandiri dapat menjadi salah satu alternatif pembiayaan untuk mengembangkan bisnis secara lebih cepat.

Tonton: Menanti Putusan MSCI, BI hingga S&P, Pasar Keuangan Indonesia Berpotensi Volatil

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News