KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira, menilai langkah pemerintah menghemat anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan mengurangi hari operasional dari enam menjadi lima hari belum menjawab persoalan utama tekanan fiskal dalam APBN 2026. Menurut Bhima, penghematan dari pemangkasan satu hari operasional tersebut tidak akan signifikan, terutama jika harga minyak mentah global bertahan tinggi di kisaran US$ 90–US$ 100 per barel. Kondisi itu berpotensi memperbesar beban subsidi energi yang harus ditanggung pemerintah. “Kalau tekanan harga minyak mentah persisten di level tinggi, belanja subsidi energi tidak akan kuat. Ini membutuhkan anggaran jauh lebih besar untuk direalokasi,” ujar Bhima kepada Kontan, Rabu (25/3/2026).
Celios: Pangkas Hari MBG Tak Cukup Redam Tekanan APBN 2026
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira, menilai langkah pemerintah menghemat anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan mengurangi hari operasional dari enam menjadi lima hari belum menjawab persoalan utama tekanan fiskal dalam APBN 2026. Menurut Bhima, penghematan dari pemangkasan satu hari operasional tersebut tidak akan signifikan, terutama jika harga minyak mentah global bertahan tinggi di kisaran US$ 90–US$ 100 per barel. Kondisi itu berpotensi memperbesar beban subsidi energi yang harus ditanggung pemerintah. “Kalau tekanan harga minyak mentah persisten di level tinggi, belanja subsidi energi tidak akan kuat. Ini membutuhkan anggaran jauh lebih besar untuk direalokasi,” ujar Bhima kepada Kontan, Rabu (25/3/2026).
TAG: