SEOUL. Kontrak harga emas melorot hari ini. Penyebabnya, di pasar beredar spekulasi kalau stimulasi the Federal Reserve ronde dua atau yang lazim dikenal dengan quantitative easing jumlahnya bakal berada di bawah ekspektasi pasar. Hal itu mendongkrak mata uang dolar AS dan memukul permintaan akan emas. "Pembicaraan mengenai quantitative easing sudah terefleksi dari harga emas. Jika stimulus yang dikeluarkan di bawah ekspektasi pasar, hal itu akan berdampak engatif pada harga emas," jelas Seo Jun Mo, senior trader KB Futures Co di Seoul. Posisi dollar kemungkinan besar menguat setelah the Federal Open Market Committe mengumumkan program stimulus yang angkanya lebih kecil ketimbang ekspektasi investor. Sekadar mengingatkan, hasil survei Bloomberg menunjukkan, the Fed bakal menggelontorkan dana senilai US$ 500 juta untuk membeli surat utang jangka panjang.
Cemas stimulus di bawah ekspektasi, harga emas menurun
SEOUL. Kontrak harga emas melorot hari ini. Penyebabnya, di pasar beredar spekulasi kalau stimulasi the Federal Reserve ronde dua atau yang lazim dikenal dengan quantitative easing jumlahnya bakal berada di bawah ekspektasi pasar. Hal itu mendongkrak mata uang dolar AS dan memukul permintaan akan emas. "Pembicaraan mengenai quantitative easing sudah terefleksi dari harga emas. Jika stimulus yang dikeluarkan di bawah ekspektasi pasar, hal itu akan berdampak engatif pada harga emas," jelas Seo Jun Mo, senior trader KB Futures Co di Seoul. Posisi dollar kemungkinan besar menguat setelah the Federal Open Market Committe mengumumkan program stimulus yang angkanya lebih kecil ketimbang ekspektasi investor. Sekadar mengingatkan, hasil survei Bloomberg menunjukkan, the Fed bakal menggelontorkan dana senilai US$ 500 juta untuk membeli surat utang jangka panjang.