Central Omega bangun smelter tahap dua di 2019



JAKARTA. Setelah pembangunan smelter tahap pertama selesai pada 2017, PT Central Omega Resouce Tbk akan membangun proyek smelter nickel pig iron (NIP) tahap dua pada 2019.

President Director Central Omega Resource Kiki Hadimidjaja menjelaskan, biaya investasi pembangunan smelter tahap II diperkirakan mencapai US$ 390 juta. Sumber dana itu akan berasal dari 30% kas internal perusahaan dan sisanya bersal dari pinjaman bank.

"Tahap dua lebih mahal karena kami menggunakan teknologi RKEF, bukan lagi blast furnance. Teknologi itu lebih maju, jadi biayanya lebih mahal," kata Kiki, Rabu (14/6).


Selain dengan menggunakan menggunakan teknologi RKEF, pada tahap kedua, perusahaan juga berniat untuk membangun pembangkit listrik dengan kapasitas 150 Megawatt dengan energi gas. 

"Di tahap satu, kan, kami membangun pembangkit listrik juga. Tapi kapasitasnya kecil hanya 3 Megawatt dengan energi batubara," kata Kiki.

Kiki menambahkan, pembangkit listrik dibutuhkan karena oprasional teknologi RKEF ini membutuhkan daya listrik yang besar. Ini berbeda dengan teknologi blast furnance yang oprasionalnya menggunakan kokas sebagai penggerak mesin.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Dikky Setiawan