KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Central Omega Resources Tbk (DKFT) bersiap mengajukan revisi Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2026 kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). DKFT akan meminta tambahan kuota produksi bijih nikel untuk semester II-2026. Direktur Central Omega Resources, Andi Jaya mengungkapkan bahwa kuota produksi yang diperoleh DKFT dalam RKAB 2026 mengalami penurunan sekitar 35% dibandingkan tahun lalu. Sebagai gambaran, realisasi volume produksi bijih nikel DKFT pada tahun 2025 tercatat sebesar 2,92 juta ton. Dengan adanya pengurangan kuota produksi, DKFT pun melakukan penyesuaian target penjualan bijih nikel menjadi 1,9 juta ton. Lebih rendah dibandingkan volume penjualan bijih nikel DKFT tahun 2025, yang kala itu mencapai 3,02 juta ton.
Central Omega (DKFT) Siap Ajukan Revisi RKAB untuk Tambah Kuota Produksi Bijih Nikel
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Central Omega Resources Tbk (DKFT) bersiap mengajukan revisi Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2026 kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). DKFT akan meminta tambahan kuota produksi bijih nikel untuk semester II-2026. Direktur Central Omega Resources, Andi Jaya mengungkapkan bahwa kuota produksi yang diperoleh DKFT dalam RKAB 2026 mengalami penurunan sekitar 35% dibandingkan tahun lalu. Sebagai gambaran, realisasi volume produksi bijih nikel DKFT pada tahun 2025 tercatat sebesar 2,92 juta ton. Dengan adanya pengurangan kuota produksi, DKFT pun melakukan penyesuaian target penjualan bijih nikel menjadi 1,9 juta ton. Lebih rendah dibandingkan volume penjualan bijih nikel DKFT tahun 2025, yang kala itu mencapai 3,02 juta ton.
TAG: