KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Centrepark Citra Corpora sebagai perusahaan pengelola lokasi parkir yang sudah beroperasi lebih dari 16 tahun terus berkomitmen menghadirkan solusi berbasis teknologi dalam menjalankan bisnisnya. Seiring berkembangnya teknologi, ekspektasi pengguna terhadap layanan parkir juga ikut berubah. Proses yang cepat, minim hambatan, dan tidak membingungkan kini menjadi faktor utama yang semakin diperhatikan masyarakat dalam memilih layanan parkir. Menangkap perubahan tersebut, Centrepark melakukan berbagai pengembangan layanan, mulai dari sistem cashless, parkir tanpa tiket, hingga pemanfaatan teknologi seperti
License Plate Recognition (LPR) dan RFID WUZZ. Inovasi ini dirancang untuk membuat proses masuk dan keluar kendaraan menjadi lebih praktis dan efisien.
Meski demikian, perusahaan menegaskan bahwa teknologi saja tidak cukup. Peran tim di lapangan tetap menjadi elemen penting dalam menjaga kualitas pengalaman pengguna secara keseluruhan.
Baca Juga: Centrepark Perkuat Layanan Parkir Berbasis Teknologi Prima Diani, Head of Marketing Communications Centrepark, mengatakan bahwa seluruh upaya yang dilakukan di lapangan, baik dari sisi sistem maupun pelayanan, benar-benar dirasakan oleh pengguna. “Hal ini menjadi fokus yang terus dijaga perusahaan, karena kepercayaan menurutnya dibangun dari pengalaman pengguna sehari-hari,” kata Prima dalam keterangannya, Rabu (29/4/2026). Sejalan dengan berbagai inovasi yang dijalankan, Centrepark terus menunjukkan pertumbuhan sebagai pengelola parkir yang semakin dikenal di Indonesia. Terbaru, perusahaan ini meraih penghargaan WOW Brand 2026 dalam kategori public relations, sebagai brand yang dinilai mampu membangun kepercayaan dan direkomendasikan langsung oleh konsumen. WOW Brand sendiri merupakan penghargaan berbasis survei nasional yang melibatkan lebih dari 3.000 responden di seluruh Indonesia dengan pendekatan Customer Path 5A, yang mengukur perjalanan konsumen mulai dari mengenal, memilih, hingga merekomendasikan sebuah brand. Ke depan, Centrepark menilai industri parkir akan semakin terintegrasi dengan teknologi dan data, seiring meningkatnya kebutuhan pengguna yang semakin dinamis dalam ekosistem mobilitas perkotaan.
Baca Juga: Secure Parking Kelola 1.700 Lokasi Parkir, Target Tumbuh 10% pada Tahun 2026 Sebelumnya, Charles bilang, Centrepark menargetkan pertumbuhan pendapatan tahun 2026 sekitar 10%–15%. Target ini ditopang rencana penambahan 100 lokasi parkir baru.
Dengan pengalaman lebih dari 16 tahun, Centrepark saat ini mengelola lebih dari 700 lokasi parkir di 60 kota di Indonesia, dengan total lebih dari 440.000 ruang parkir dan sekitar 360 juta transaksi per tahun. Meski demikian, pangsa pasar Centrepark di industri manajemen parkir baru sekitar 15%, sehingga masih terbuka ruang pertumbuhan. Charles menilai,
smart parking kini bukan sekadar tren, melainkan kebutuhan untuk membangun ekosistem mobilitas perkotaan yang terintegrasi. Penerapan teknologi parkir menjadi bagian dari upaya menghadirkan pengalaman parkir yang lebih praktis, aman, dan sesuai kebutuhan mobilitas modern. Untuk mendukung ekspansi, pada 2026 Centrepark menyiapkan belanja modal (capex) sekitar Rp350 miliar hingga Rp 500 miliar, terutama untuk pengembangan gedung parkir dan sistem parkir susun. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News