Centrepark Seimbangkan Ekspansi Bisnis dengan TJSL



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sebagai perusahaan pengelola lokasi parkir yang sudah beroperasi lebih dari 16 tahun, PT Centrepark Citra Corpora terus berkomitmen menyeimbangkan  pertumbuhan bisnis dan dampak sosial guna mencapai pertumbuhan berkelanjutan. 

Sembari terus ekspansi, Centrepark Group juga terus menjalankan program tunggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL). Terbaru, perusahaan berkolaborasi dengan Kitabisa membuka penggalangan dana untuk membantu warga terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT). 

Melalui program Centrepark Peduli NTT: Parkirkan Kepedulian, Bantu NTT Bangkit, donasi akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan mendesak, seperti bahan pokok, air bersih, perlengkapan kebersihan, layanan kesehatan, dan perlengkapan darurat.


Charles Richard Oentomo, Founder & CEO Centrepark Group mengatakan, program ini merupakan bagian dari Centrepark Peduli, yang mengajak karyawan, pelanggan, mitra bisnis, dan masyarakat turut membantu warga terdampak.

Baca Juga: Bisnis Parkir Makin Ramai, Centrepark dan Secure Parking Perluas Jaringan

Dana akan disalurkan secara bertahap berdasarkan hasil asesmen lapangan, baik untuk kebutuhan tanggap darurat maupun pemulihan. "Beyond with Care bagi kami berarti kepedulian tidak berhenti pada layanan yang kami berikan setiap hari. Sekecil apa pun bantuannya akan berarti besar jika dilakukan bersama. Dari tempat kita berhenti, kebaikan terus berjalan," ujar Charles dalam keterangannyam Kamis (8/10/2026).

Sementara itu, Head of Marketing Communication Centrepark Group Prima Diani mengatakan, kerja sama dengan Kitabisa dilakukan untuk memastikan donasi tersalurkan secara aman dan tepat sasaran.

Dari sisi bisnis, Centrepark terus menghadirkan inovasi dalam sistem parkir modern yang memberikan transparansi pengelolaan, kemudahan akses, serta pengalaman parkir yang lebih nyaman bagi masyarakat. 

Charles Richard Oentomo, Founder & CEO Centrepark Group mengatakan,  Centrepark menargetkan pertumbuhan pendapatan tahun 2026 sekitar 10%–15%. Target ini ditopang rencana penambahan 100 lokasi parkir baru.  

Baca Juga: Centrepark Optimistis Bisnis Parkir Tetap Positif hingga Akhir 2026

“Centrepark saat ini mengelola lebih dari 700 lokasi parkir di 60 kota di Indonesia, dengan total lebih dari 440.000 ruang parkir dan sekitar 360 juta transaksi per tahun,” kata Charles.

Meski demikian, pangsa pasar Centrepark di industri manajemen parkir baru sekitar 15%, sehingga masih terbuka ruang pertumbuhan. Charles menilai, smart parking kini bukan sekadar tren, melainkan kebutuhan untuk membangun ekosistem mobilitas perkotaan yang terintegrasi. 

Penerapan teknologi parkir menjadi bagian dari upaya menghadirkan pengalaman parkir yang lebih praktis, aman, dan sesuai kebutuhan mobilitas modern. Untuk mendukung ekspansi, pada 2026 Centrepark menyiapkan belanja modal (capex) sekitar Rp350 miliar hingga Rp 500 miliar, terutama untuk pengembangan gedung parkir dan sistem parkir susun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News