KONTAN.CO.ID - John Ternus resmi memulai tugasnya sebagai CEO baru Apple setelah menggantikan Tim Cook. Pada hari pertamanya sebagai orang nomor satu di perusahaan teknologi tersebut, Ternus mengirimkan pesan kepada seluruh karyawan Apple di seluruh dunia. Dalam memo tersebut, Ternus menyampaikan terima kasih kepada Cook atas pengalaman dan pengetahuan yang diberikan selama masa transisi. Cook sendiri tetap berada di Apple dengan posisi baru sebagai
executive chairman.
Ternus juga memberikan gambaran awal mengenai arah Apple di bawah kepemimpinannya. Ia mengatakan Apple memiliki peluncuran besar yang akan berlangsung dalam waktu dekat, sekaligus menyebut berbagai produk baru yang masih dalam tahap pengembangan. "Saya merasa terhormat mengambil peran ini di perusahaan yang benar-benar merupakan perusahaan terbaik di dunia," tulis Ternus dalam pesannya kepada karyawan, dikutip
Apple Insider. Baca Juga: Trump Minta Apple Ubah Nama Lake Ontario Jadi Lake America Siapa John Ternus?
John Ternus sebelumnya menjabat
Senior Vice President of Hardware Engineering Apple. Ia diumumkan sebagai penerus Tim Cook pada April 2026 setelah sebelumnya menjadi salah satu kandidat internal terkuat untuk posisi tersebut. Ternus berasal dari California dan lulus dari University of Pennsylvania pada 1997 dengan gelar sarjana Teknik Mesin. Sebelum bergabung dengan Apple, ia bekerja sebagai
mechanical engineer di
Virtual Research Systems, perusahaan rintisan yang mengembangkan headset dan aksesori
virtual reality. Ia kemudian bergabung dengan Apple pada 2001 dan telah menghabiskan lebih dari dua dekade di perusahaan tersebut.
Baca Juga: Apple Siap Buat Gebrakan, iPhone Lipat Pertama Diprediksi Meluncur 9 September Naik dari Insinyur hingga Memimpin Hardware Apple
Ketika pertama kali bergabung dengan Apple, Ternus menjadi bagian dari tim desain produk dan ikut mengembangkan Apple Cinema Display. Kariernya berkembang cukup cepat. Sekitar tiga tahun setelah bergabung, ia menjadi manajer. Pada 2005, ia memimpin tim
hardware engineering yang mengerjakan iMac G5. Pengalaman tersebut juga membawanya bekerja dengan pemasok dan perakit di Asia, sehingga ia memahami lebih dalam proses manufaktur produk Apple. Pada 2013, Ternus naik menjadi
Vice President of Hardware Engineering. Saat itu, tanggung jawabnya mencakup tim Mac dan iPad. Menurut profil kepemimpinan Apple, Ternus terlibat dalam setiap generasi dan model iPad yang pernah dirilis perusahaan. Ia juga disebut berperan dalam lahirnya iPadOS serta pengembangan sejumlah fitur seperti Apple Pencil dan sistem pengisian serta
pairing magnetis. Selain iPad, Ternus juga terlibat dalam pengembangan iPhone 12 dan lini AirPods. Ia turut berpengaruh dalam keputusan menghadirkan teknologi LiDAR pada model iPhone Pro.
Baca Juga: Apple Ubah Aturan Data Aplikasi Usai Ditekan Regulator Jerman Jadi Bos Hardware Apple pada 2021
Titik penting berikutnya dalam karier Ternus terjadi pada Januari 2021. Saat itu, Dan Riccio meninggalkan posisi
SVP Hardware Engineering untuk mengisi peran baru di Apple. Ternus kemudian dipilih untuk menggantikannya. Sejak saat itu, Ternus bertanggung jawab atas seluruh
engineering hardware Apple dan melapor langsung kepada Tim Cook. Tanggung jawabnya mencakup tim iPhone, iPad, Mac, dan AirPods. Salah satu proyek penting yang ikut berada dalam lingkup kepemimpinannya adalah transisi Mac dari prosesor Intel ke Apple Silicon. Ternus juga menjadi salah satu wajah Apple dalam presentasi dan wawancara terkait peralihan tersebut, yang kemudian menjadi salah satu perubahan teknologi paling penting dalam sejarah modern Mac.
Baca Juga: Apple Kenakan Komisi 5% Atas Transaksi Digital untuk App Store Alternatif Uni Eropa Tantangan Besar Menanti CEO Baru Apple
Dalam pesan pertamanya kepada karyawan, Ternus mengisyaratkan bahwa Apple memiliki sejumlah produk besar yang sedang dipersiapkan.
Ia juga menyebut produk-produk yang sudah dalam pengembangan maupun produk yang bahkan belum dibayangkan saat ini. Langkah awalnya sebagai CEO akan segera diuji ketika ia dijadwalkan tampil memperkenalkan iPhone 18 Pro pada 9 September. Dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di Apple, Ternus kini menghadapi tantangan terbesar dalam kariernya, yaitu mempertahankan kesuksesan perusahaan sekaligus menentukan seperti apa Apple setelah Tim Cook.
Baca Juga: Telegram Sempat Hilang dari App Store, Ini Penjelasan Apple dan Durov