KONTAN.CO.ID - JAKARTA.CEO Goldman Sachs David Solomon menyatakan menerima pengunduran diri Kepala Divisi Hukum Kathy Ruemmler dengan berat hati. Hal itu disampaikan Solomon dalam wawancara dengan CNBC pada Jumat (13/2/2026). “Saya menerima pengunduran dirinya dengan berat hati, tetapi saya menghormati keputusannya,” kata Solomon. Ia menjelaskan, Ruemmler menilai sorotan media atas pekerjaan masa lalunya telah menjadi kebisingan dan gangguan yang menyulitkan dirinya menjalankan tugas dan tanggung jawab di perusahaan.
Baca Juga: Pengacara Terkemuka Goldman Sachs Mundur Usai Pengungkapan Dokumen Epstein Pengunduran diri Ruemmler menyusul rilis dokumen terbaru U.S. Justice Department yang mengungkap ia pernah menerima hadiah dari mendiang pelaku kejahatan seksual Jeffrey Epstein, serta memberi saran kepadanya terkait penanganan pertanyaan media mengenai kejahatannya. Kepergian Ruemmler menjadi salah satu keluarnya eksekutif perbankan paling menonjol setelah dokumen-dokumen Epstein tersebut dipublikasikan. Solomon mengatakan, Ruemmler menghubunginya pada Kamis sore dan menyampaikan bahwa intensitas pemberitaan telah menyulitkannya bekerja secara efektif. “Ia merasa posisinya membuat pelaksanaan tugas menjadi berat, dan menilai sudah waktunya untuk mundur,” ujar Solomon. Dokumen itu juga menunjukkan Ruemmler berkomunikasi intens dengan Epstein pada 2014–2019, termasuk setelah Epstein pada 2008 mengaku bersalah atas kasus perekrutan anak di bawah umur untuk prostitusi.
Baca Juga: Portofolio Kripto Goldman Sachs Terbaru, Sentuh US$ 2,36 Miliar Dalam surel, Ruemmler disebut menyapa Epstein sebagai Paman Jeffrey dan menerima hadiah seperti anggur dan tas tangan. Catatan penegak hukum juga menyebut Epstein sempat menelepon ponsel Ruemmler saat ia ditangkap pada 6 Juli 2019. Sebelum bergabung dengan Goldman Sachs pada 2020, Ruemmler menjabat ketua global praktik pembelaan kejahatan kerah putih dan investigasi di Latham & Watkins LLP. Ia juga pernah menjadi penasihat hukum Gedung Putih pada era Obama administration. Goldman sebelumnya menyatakan dukungan kepada Ruemmler saat dokumen-dokumen tersebut dirilis. Solomon menegaskan manajemen bekerja erat dengannya selama enam tahun terakhir dan menilai Ruemmler sebagai profesional yang mumpuni.
Baca Juga: 7 Pimpinan Baru Goldman Sachs, Semua dari Divisi Ini? Ada Apa? “Kami mengenalnya sebagai profesional dan sebagai manusia. Sayangnya, situasinya berujung seperti ini,” kata Solomon.