KONTAN.CO.ID - ZURICH. CEO Nestlé menyampaikan permintaan maaf melalui sebuah video terkait penarikan kembali (recall) sejumlah produk nutrisi bayi perusahaan di puluhan negara. Langkah ini dilakukan seiring raksasa barang konsumsi asal Swiss tersebut meningkatkan upaya pembatasan dampak reputasi akibat kasus tersebut. Penarikan produk ini berpotensi mengancam posisi kuat Nestlé di China dan pasar besar lainnya untuk susu formula bayi. Situasi ini juga mendorong CEO Philipp Navratil masuk ke mode manajemen krisis, hanya beberapa bulan setelah ia ditunjuk untuk memulihkan kinerja perusahaan menyusul periode gejolak manajemen. Sedikitnya 53 negara di Eropa, Amerika, Asia, dan Afrika telah mengeluarkan peringatan kesehatan terkait produk susu formula bayi Nestlé yang ditarik dari peredaran. Penarikan dilakukan karena adanya potensi kontaminasi cereulide, sejenis racun yang dapat menyebabkan mual dan muntah.
CEO Nestlé Minta Maaf atas Penarikan Produk Susu Bayi di Puluhan Negara
KONTAN.CO.ID - ZURICH. CEO Nestlé menyampaikan permintaan maaf melalui sebuah video terkait penarikan kembali (recall) sejumlah produk nutrisi bayi perusahaan di puluhan negara. Langkah ini dilakukan seiring raksasa barang konsumsi asal Swiss tersebut meningkatkan upaya pembatasan dampak reputasi akibat kasus tersebut. Penarikan produk ini berpotensi mengancam posisi kuat Nestlé di China dan pasar besar lainnya untuk susu formula bayi. Situasi ini juga mendorong CEO Philipp Navratil masuk ke mode manajemen krisis, hanya beberapa bulan setelah ia ditunjuk untuk memulihkan kinerja perusahaan menyusul periode gejolak manajemen. Sedikitnya 53 negara di Eropa, Amerika, Asia, dan Afrika telah mengeluarkan peringatan kesehatan terkait produk susu formula bayi Nestlé yang ditarik dari peredaran. Penarikan dilakukan karena adanya potensi kontaminasi cereulide, sejenis racun yang dapat menyebabkan mual dan muntah.