KONTAN.CO.ID - Sergio Ermotti, Chief Executive Officer UBS, menegaskan komitmennya untuk tetap memimpin bank asal Swiss tersebut setidaknya hingga April 2027. Pernyataan ini disampaikan langsung dalam sebuah acara yang digelar oleh
International Center for Monetary and Banking Studies. Melansir laporan
Reuters pada Selasa (31/3), Ermotti juga membuka peluang untuk memperpanjang masa jabatannya lebih lama, tergantung pada kebutuhan perusahaan ke depan.
Baca Juga: Trader Vitol John Addison Pensiun, Ini Perannya di Minyak Venezuela Komitmen Menuntaskan Integrasi Credit Suisse
Salah satu fokus utama Ermotti adalah memastikan proses integrasi dengan Credit Suisse berjalan lancar. Seperti diketahui, UBS mengakuisisi rival lamanya tersebut pada 2023, dalam salah satu langkah paling signifikan di sektor perbankan global. Ermotti kembali dipercaya memimpin UBS pada tahun yang sama, setelah sebelumnya pernah menjabat sebagai CEO pada periode 2011 hingga 2020. Ia ditunjuk kembali untuk memastikan proses penggabungan dua bank besar ini berjalan stabil dan minim risiko. Selain integrasi, ia juga tengah mempersiapkan UBS menghadapi gelombang regulasi baru yang sedang disusun oleh otoritas keuangan.
Baca Juga: Kursi CEO MPS: Calon Pilihan Dewan Diragukan Bank Sentral Eropa? Perpanjangan Masa Jabatan
Ermotti menegaskan bahwa dirinya akan tetap menjabat setidaknya hingga April tahun depan, sebelum kemudian mengevaluasi langkah selanjutnya. "Saya akan tetap menjabat setidaknya sampai April tahun depan, dan setelah itu kita akan melihat bagaimana ke depannya," ujar Ermotti. Terkait rencana suksesi, Ermotti mengungkapkan bahwa UBS kemungkinan besar akan memilih kandidat dari internal perusahaan. Ia menilai saat ini sudah ada sejumlah kandidat yang layak untuk mengisi posisi tersebut.
"Ketika saatnya tiba, ini akan menjadi soal memilih orang yang paling sesuai dengan kebutuhan bank saat itu," jelasnya. Di usia 65 tahun, Ermotti menghadapi tantangan besar dalam memimpin UBS, terutama di tengah proses integrasi besar dan perubahan regulasi yang terus berkembang.
Baca Juga: Profil Nabil Fahmy, Calon Sekjen Liga Arab Pilihan Negara Arab Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News