KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kinerja emiten BUMN sepanjang 2025 menunjukkan tren positif, namun belum merata. Sejumlah sektor seperti perbankan dan komoditas tampil sebagai penopang utama laba, sementara sektor konstruksi dan infrastruktur masih dibayangi tekanan berat. Di sektor komoditas, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) mencatat lonjakan laba bersih signifikan hingga Rp 7,2 triliun pada 2025, naik 97,65% secara tahunan. Kinerja ini didorong kenaikan harga komoditas serta momentum hilirisasi dan transisi energi. Sementara itu, sektor perbankan tetap menjadi tulang punggung. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) membukukan laba bersih konsolidasi Rp 56,3 triliun, tumbuh tipis 0,93% secara tahunan, ditopang pertumbuhan kredit dan margin yang terjaga.
Cermati Kinerja Emiten BUMN di 2025 dan Saham Pilihan yang Layak Dikoleksi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kinerja emiten BUMN sepanjang 2025 menunjukkan tren positif, namun belum merata. Sejumlah sektor seperti perbankan dan komoditas tampil sebagai penopang utama laba, sementara sektor konstruksi dan infrastruktur masih dibayangi tekanan berat. Di sektor komoditas, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) mencatat lonjakan laba bersih signifikan hingga Rp 7,2 triliun pada 2025, naik 97,65% secara tahunan. Kinerja ini didorong kenaikan harga komoditas serta momentum hilirisasi dan transisi energi. Sementara itu, sektor perbankan tetap menjadi tulang punggung. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) membukukan laba bersih konsolidasi Rp 56,3 triliun, tumbuh tipis 0,93% secara tahunan, ditopang pertumbuhan kredit dan margin yang terjaga.
TAG: