Cermati Proyeksi IHSG untuk Perdagangan Kamis (26/3), Usai Menguat 2,75% Hari Ini



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penguatan hingga akhir perdagangan hari ini. Rabu (25/3/2026) pukul 16.00 WIB, IHSG ditutup menguat 195,282 poin atau 2,75% ke 7.302,121.

Analis MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, menilai penguatan IHSG kali ini ditopang oleh sektor energi. Menurutnya, sentimen tersebut berkaitan dengan perkembangan konflik di Timur Tengah, khususnya kabar mengenai potensi negosiasi antara Iran dan Amerika Serikat (AS).

Selain itu, sentimen positif juga datang dari mulai dibukanya jalur pasokan energi untuk sejumlah negara, penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, serta pergerakan bursa Asia yang kompak menghijau.


Untuk besok, Herditya memproyeksikan IHSG berpeluang melanjutkan penguatannya dengan support 7.188 dan resistance 7.353. 

Baca Juga: Garap Tambang Emas Gayo, Prospek Darma Henwa (DEWA) Makin Kinclong

"Dari sisi sentimen masih seputar perkembangan konflik di Timur Tengah dan harga komoditas dunia," kata Herditya kepada Kontan, Rabu (25/3/2026).

Analis sekaligus VP Equity Retail Kiwoom Sekuritas Indonesia, Oktavianus Audi, menilai penguatan IHSG kali ini terutama ditopang oleh kenaikan saham-saham blue chip. Ini tercermin dari indeks LQ45 yang naik 3,33%, disertai penguatan pada hampir seluruh sektor. 

Menurutnya, sektor yang mencatatkan kenaikan paling signifikan adalah energi yang melesat 5,15% dan industri yang naik 5,98%.

Audi berpandangan, penguatan pasar ini dipicu oleh sentimen eksternal setelah Donald Trump mengumumkan penundaan serangan militer terhadap infrastruktur energi Iran selama lima hari.

"Hal ini seiring dengan pembicaraan produktif dan mendorong spekulasi pada peluang kesepakatan," ucap Audi kepada Kontan, Rabu (25/3/2026).

Audi memperkirakan IHSG bergerak cenderung menguat dalam rentang level support 7.146 dan resistance 7.516 untuk perdagangan Kamis (26/3/2026). Indikator RSI menunjukkan kenaikan keluar dari zona oversold dan MACD berpotensi terjadi golden cross.

Ada sejumlah sentimen yang diperkirakan akan memengaruhi pergerakan pasar besok. Pertama, perkembangan negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran. Jika pembicaraan terus mengarah pada kesepakatan, maka hal tersebut berpotensi menjadi katalis positif bagi pasar saham.

Baca Juga: Harga Emas Fluktuatif, Investor Cermati Inflasi Global dan Imbal Hasil Obligasi

Kedua, sentimen pembagian dividen tahun buku 2025. Salah satu yang menjadi perhatian adalah cum date BBCA pada 27 Maret 2026, dengan estimasi dividend yield sebesar 4,1% berdasarkan harga penutupan 25 Maret 2026.

Rekomendasi Saham

Audi membagikan pilihan rekomendasi saham untuk perdagangan besok, antara lain:

1. PT Petrosea Tbk (PTRO

  • Rekomendasi: Speculative buy
  • Support: Rp 4.330
  • Resistance: Rp 5.300
2. PT Darma Henwa Tbk (DEWA)

  • Rekomendasi: Trading buy
  • Support: Rp 416
  • Resistance: Rp 550

 
PTRO Chart by TradingView

Sementara Herditya menyarankan investor untuk mencermati PT Sentul City Tbk (BKSL) di level Rp 111-Rp 119, PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) pada level Rp 1.565-Rp 1.730, dan PT Vale Indonesia Tbk (INCO) dengan target level Rp 5.900-Rp 6.275.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News