KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (
IHSG) diperkirakan masih memiliki tenaga untuk lanjut menguat pada perdagangan hari ini (9/4/2026). Asal tahu saja, IHSG ditutup melonjak 4,42% ke level 7.279,21 pada Rabu (8/4/2026). Penguatan ini didorong sentimen global positif, terutama kabar gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran yang turut meredakan ketegangan geopolitik. Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas Alrich Paskalis Tambolang mengatakan, penguatan IHSG dipicu optimisme atas gencatan senjata serta penurunan tajam harga minyak mentah.
“IHSG
rebound dipicu optimisme gencatan senjata dan koreksi signifikan harga minyak,” kata dia, Rabu (8/4/2026).
Baca Juga: Intip Rekomendasi Saham Pilihan Hari Ini (9/4), IHSG Berpotensi Lanjut Menguat Harga minyak mentah dunia mengalami koreksi cukup dalam pada perdagangan sesi sebelumnya. Dengan harga minyak WTI ditutup anjlok 16,41% ke US$ 94,41 per barel dan Brent ambles 13,29% ke US$ 94,75 per barel. Dari sisi teknikal, Alrich bilang, indikator menunjukkan potensi penguatan lanjutan. Histogram MACD bergerak positif, volume beli meningkat, serta stochastic RSI mengindikasikan tren
bullish. IHSG juga telah menembus MA5 dan MA20. “Dengan kondisi tersebut, IHSG berpotensi menguji resistance di kisaran 7.300-7.350,” imbuhnya. Alrich memperkirakan level support IHSG untuk hari ini berada di 7.200 dengan pivot di 7.300 dan resistance di 7.400. Dari sisi eksternal, mayoritas bursa Asia dan Eropa ditutup menguat, sementara indeks Wall Street reli dan ditutup melonjak lebih dari 2,5%. Hal ini turut memperkuat sentimen risk-on di pasar saham global.
Sementara itu, nilai tukar rupiah ditutup menguat 0,55% ke level Rp 17.012 per dolar AS. Di sisi lain, cadangan devisa Indonesia tercatat turun menjadi US$ 148,2 miliar pada Maret 2026 dari US$ 151,9 miliar pada Februari 2026. Meski turun, posisi ini masih tergolong aman karena setara dengan pembiayaan sekitar enam bulan impor. Untuk perdagangan hari ini, Alrich merekomendasikan saham
BBNI,
BBCA,
UNVR,
ISAT, dan
ASII sebagai pilihan utama. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News