KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Emiten sektor ritel mencatat kinerja positif pada kuartal I-2026. Daya beli hingga aktivitas promosi diproyeksi menjadi katalis penentu kinerja sektor ritel ke depan. Sejumlah analis memberikan rekomendasi saham emiten ritel. Simak ulasan lengkap rekomendasi saham sektor ritel berikut ini. 1.
PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI) MIDI mencatat pendapatan sebesar Rp 5,88 triliun pada kuartal I – 2026, naik 6,4% secara
year on year (yoy). Laba bersih MIDI juga tumbuh 39,5% yoy menjadi Rp 265,57 miliar. MIDI berencana untuk terus berekspansi ke pasar di luar Jawa yang lebih tangguh, sambil memperluas bauran produk kelas bawahnya, termasuk rokok, untuk menawarkan pilihan yang lebih terjangkau. Strategi MIDI untuk menangkap peluang dari tren
downtrading dan pengendalian biaya yang berkelanjutan diproyeksi mampu mendorong pertumbuhan penjualan. Rekomendasi:
Add Target harga: Rp 490 Baruna Arkasatyo, CGS International Sekuritas Indonesia dalam risetnya pada 8 Mei 2026
Baca Juga: Kimia Farma (KAEF) Bidik Pasar Lansia, Begini Prospeknya Menurut Analis 2.
PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA) Manajemen memproyeksikan pembukaan sekitar 300 toko baru pada tahun 2026. MAPA juga berencana membuka sejumlah gerai Lego tahun ini di Jawa Timur, serta menjajaki peluang di Sumatra dan Kalimantan, meski tak merinci jumlah pembukaan gerai Lego tersebut. Strategi
pricing diterapkan oleh perusahaan untuk menggaet consumer. Dengan Upaya tersebut, perusahaan berharap dapat mencetak pertumbuhan pada penjualan di segmen permainan. Rekomendasi:
Buy Target harga: Rp 900 Permada Darmono, UBS Sekuritas Indonesia dalam risetnya pada 21 Mei 2026 3.
PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) Toko khusus MAPI diproyeksi tetap menjadi kontributor dalam mencatat pertumbuhan kinerja. Hal ini terlihat dari peningkatan penjualan yang tumbuh 37% yoy pada kuartal I – 2026. Bisnis luar negeri juga terus berada di zona hijau dengan kontribusi sebesar 21,5% terhadap total pendapatan. Meski begitu potensi Risiko yang perlu dicermati antara lain depresiasi tajam nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) karena MAPI mengimpor sebagian besar barang dagangannya, penghentian perjanjian merek utama, peningkatan royalti dari merek, dan perubahan penting dalam manajemen. Rekomendasi:
Overweight Target harga: Rp 1.690 Benny Kurniawan, JP Morgan Sekuritas Indonesia dalam risetnya pada 30 April 2026
Baca Juga: Sikap Hawkish The Fed Masih Menekan Harga Emas, Ini Proyeksi Kuartal III-2026 4.
PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES) ACES mengalokasikan belanja modal sebesar Rp 400 miliar – Rp 450 miliar. Dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi dan penguatan infrastruktur operasional. Tahun ini manajemen menargetkan membuka sekitar 25–30 toko AZKO baru, khususnya di kota lapis kedua dan ketiga, serta 40–50 toko NEKA baru di berbagai wilayah Indonesia. Strategi omnichannel juga terus diperkuat untuk meningkatkan interaksi dengan pelanggan sekaligus mendorong pertumbuhan melalui kanal digital. Produk kategori
smart home dan smart kitchen, serta melanjutkan program rejuvenasi toko eksisting juga terus dihadirkan untuk konsumen.
Rekomendasi:
Buy Target harga: Rp 500 Paulina Margareta, Maybank Sekuritas dalam risetnya pada 25 Mei 2026 Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News