Cermati Rekomendasi Saham Pilihan Hari Ini (13/3), IHSG Berpeluang Sideways



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan bergerak sideways dengan kecenderungan melemah pada perdagangan hari ini (13/3/2026).

Sekedar mengingatkan, IHSG ditutup melemah pada perdagangan Kamis (12/3/2026). IHSG terkoreksi 0,37% ke level 7.362,12 setelah sempat bergerak fluktuatif sepanjang sesi perdagangan.

Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas Alrich Paskalis Tambolang mengatakan, tekanan terhadap IHSG antara lain berasal dari meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang mendorong kenaikan harga minyak mentah.


“Kenaikan harga minyak mentah kembali menjadi faktor negatif bagi pasar,” katanya kepada Kontan, Kamis (12/3/2026).

Baca Juga: Harga Minyak Dunia Naik, Saham ESLA, APEX & RUIS Diprediksi Beri Cuan

Kenaikan harga minyak tersebut dipicu laporan serangan terhadap sejumlah kapal tanker di sekitar kawasan Timur Tengah yang kembali meningkatkan kekhawatiran terhadap gangguan pasokan minyak global.

Kondisi ini muncul tidak lama setelah International Energy Agency (IEA) mengumumkan pelepasan cadangan minyak mentah dalam skala besar. Namun, belum adanya tanda-tanda de-eskalasi konflik di kawasan Teluk Persia membuat harga minyak tetap bertahan tinggi.

Selain itu, pelemahan nilai tukar rupiah juga turut menekan sentimen pasar. Pada perdagangan Kamis (12/3/2026), rupiah tercatat berada di level Rp 16.885 per dolar Amerika Serikat.

Secara teknikal, Alrich memperkirakan, IHSG bergerak sideways dalam jangka pendek seiring meningkatnya ketidakpastian global menjelang periode libur panjang.

“IHSG diperkirakan bergerak pada kisaran 7.250 hingga 7.400,” jelasnya.

Baca Juga: Wall Street Ambruk: Harga Minyak Dekati US$ 100, Inflasi Mengancam!

Ia menambahkan level resistance IHSG berada di 7.450 dengan pivot di level 7.350 dan support di kisaran 7.250.

Sementara itu, Head of Retail Research MNC Sekuritas Herditya Wicaksana mengatakan, IHSG masih berpotensi melanjutkan koreksi dengan area support di 7.305 dan resistance di 7.476.

“Investor masih mencermati kondisi konflik Timur Tengah dan juga harga komoditas dunia,” ujarnya.

Untuk perdagangan hari ini (13/3/2026), Alrich merekomendasikan beberapa saham yang dapat dicermati investor, antara lain PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), PT Indosat Tbk (ISAT), PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI), dan PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA).

 
PTBA Chart by TradingView

Sementara itu, Herditya merekomendasikan beberapa saham yang dapat diperhatikan investor, antara lain PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) pada kisaran Rp 3.860 hingga Rp 4.180, PT Bukit Asam Tbk (PTBA) pada kisaran Rp 2.990 hingga Rp 3.080, serta PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk (ULTJ) pada kisaran Rp 1.665 hingga Rp 1.720.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News