Cermati Saham Net Buy Terbesar Asing Selama Sepekan Saat iHSG Melonjak 7,38% ke 6.007



KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menembus level psikologis 6.000 pada penutupan perdagangan Jumat (12/6/2026), ditopang aksi beli investor yang mendorong penguatan mayoritas saham di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Berdasarkan data BEI melalui RTI, IHSG melonjak 2,06% atau naik 121 poin ke posisi 6.007,65. Sepanjang sesi perdagangan, indeks bergerak di kisaran 5.952 hingga 6.074.

Penguatan ini sekaligus memperpanjang reli pasar saham domestik. Dalam sepekan terakhir, IHSG telah melesat 7,38%, menandai pemulihan yang kuat setelah sebelumnya berada di bawah tekanan.


Baca Juga: Asing Net Sell Rp 10 Triliun Saat IHSG Rebound, Cek Saham yang Banyak Dijual Sepekan

Menariknya, kenaikan indeks kali ini juga dibarengi dengan kembalinya aliran dana asing ke pasar saham Indonesia. Investor asing mencatatkan pembelian bersih (net buy) sebesar Rp287,77 miliar di seluruh pasar pada perdagangan Jumat.

Masuknya dana asing menjadi sentimen positif bagi pasar karena menunjukkan mulai membaiknya minat investor global terhadap aset berisiko di Indonesia di tengah penguatan IHSG yang cukup agresif dalam beberapa hari terakhir.

Meski demikian, secara akumulatif dalam sepekan, investor asing masih membukukan penjualan bersih (net sell) sekitar Rp10 triliun. Artinya, aksi beli pada akhir pekan belum sepenuhnya menghapus tekanan jual asing yang terjadi pada hari-hari sebelumnya.

Dari sisi pergerakan saham, penguatan IHSG ditopang oleh kenaikan 615 saham, sementara 108 saham melemah dan 93 saham lainnya ditutup tidak berubah.

Aktivitas perdagangan juga terbilang ramai. Total volume transaksi mencapai 37,47 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp21,68 triliun, mencerminkan tingginya minat pelaku pasar memanfaatkan momentum penguatan indeks.

Baca Juga: Asing Catat Net Buy Saat IHSG Naik 2% ke 6.007, Cermati Saham yang Banyak Borong

Berikut 10 saham net buy terbesar asing sepekan terakhir:

1. PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) Rp 41,54 miliar 2. PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) Rp 40,72 miliar 3. PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Rp 38,56 miliar 4. PT Solusi Sinergi Tokopedia Tbk (WIFI) Rp 29,21 miliar 5. PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp 27,32 miliar 6. PT Archi Indonesia Tbk  (ARCI) Rp 13,5 miliar 7. PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) Rp 1,125 miliar 8. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) Rp 1,86 miliar 9. PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) Rp 1,61 miliar 10. PT Super Bank Indonesia Tbk (SUPA) Rp 941,24 juta

 
EMAS Chart by TradingView

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News