Cetak Laba Rp 1,1 Triliun, Daya Intiguna Yasa (MR.D.I.Y) Tebar Dividen



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Daya Intiguna Yasa Tbk (MDIY), pengelola jaringan ritel MR.D.I.Y. Indonesia, akan membagikan dividen tunai perdana sejak melantai di Bursa Efek Indonesia. Keputusan tersebut disetujui pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 yang digelar Kamis (11/6).

Pemegang saham menyetujui pembagian dividen sebesar 40% dari laba bersih tahun buku 2025. Dengan laba bersih mencapai Rp 1,1 triliun, nilai dividen yang dibagikan mencapai Rp 17,62 per saham.

Pembagian dividen ini ditopang oleh kinerja perusahaan yang masih bertumbuh sepanjang 2025. MR.D.I.Y. Indonesia membukukan pendapatan Rp 7,9 triliun atau meningkat 16,7% dibandingkan tahun sebelumnya, sementara laba bersih mencapai Rp 1,1 triliun.


Direktur Utama MR.D.I.Y. Indonesia Edwin Cheah mengatakan, pembagian dividen perdana mencerminkan kemampuan perusahaan menjaga pertumbuhan bisnis sekaligus memberikan imbal hasil kepada pemegang saham.

“Pembagian dividen ini mencerminkan kekuatan fundamental bisnis perusahaan serta kepercayaan para pemegang saham terhadap kemampuan eksekusi dan pendekatan pertumbuhan jangka panjang yang terus kami jalankan secara disiplin,” katanya dalam siaran pers, Kamis (11/6).

Berdasarkan jadwal yang ditetapkan perseroan, dividen akan dibagikan kepada pemegang saham yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham per 24 Juni 2026. Adapun pembayaran dividen dijadwalkan pada 10 Juli 2026.

Baca Juga: Daya Intiguna Yasa (MDIY): Ketersediaan Produk Masih Normal Meski Harga Plastik Naik

Manajemen menilai ruang untuk membagikan dividen kini lebih besar setelah perseroan memenuhi kewajiban penyisihan cadangan wajib pada 2025. Dengan demikian, perusahaan memiliki fleksibilitas lebih luas dalam mengalokasikan modal antara kebutuhan ekspansi dan distribusi keuntungan kepada pemegang saham.

Di sisi operasional, MR.D.I.Y. Indonesia masih melanjutkan strategi ekspansi toko untuk memperluas jangkauan pasar. Perseroan juga mempertahankan model bisnis yang berfokus pada produk rumah tangga dengan harga terjangkau guna menjaga pertumbuhan penjualan di tengah persaingan sektor ritel.

Selain menyetujui penggunaan laba bersih, RUPST juga mengesahkan laporan tahunan dan laporan keuangan tahun buku 2025 serta memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab kepada Direksi dan Dewan Komisaris atas pengurusan dan pengawasan selama tahun buku tersebut.

Pemegang saham juga menyetujui penunjukan kembali Kantor Akuntan Publik Siddharta Widjaja & Rekan (KPMG Indonesia) sebagai auditor eksternal untuk mengaudit laporan keuangan tahun buku 2026.

Dalam RUPST tersebut, perseroan juga menetapkan susunan Dewan Komisaris dan Direksi yang tetap tidak berubah. Dewan Komisaris dipimpin oleh Komisaris Utama Ong Chu Jin Adrian, dengan anggota Komisaris Darwin Cyril Noerhadi. Adapun posisi Komisaris Independen dijabat oleh Istini Tatiek Siddharta dan Loo Chong Peng.

Sementara itu, jajaran Direksi dipimpin oleh Direktur Utama Edwin Cheah Yew Hong. Anggota direksi lainnya terdiri dari Rika Juniaty Tanzil, Frida Herlina Marpaung, Hendra Kurniawan, dan Michael. Susunan pengurus ini akan melanjutkan pengelolaan dan pengawasan perusahaan seiring strategi ekspansi dan pertumbuhan bisnis yang dijalankan perseroan.

Baca Juga: Siapkan Capex Rp 720 M, Daya Intiguna Yasa (MDIY) Ekspansi 270 Gerai Baru pada 2026

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News