CGAS Bidik Laba Melonjak 68% pada 2026, Andalkan Ekspansi Bisnis LNG dan CNG



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Citra Nusantara Gemilang Tbk (CGAS) membidik pertumbuhan kinerja pada 2026 dengan menargetkan pendapatan sebesar Rp 879 miliar dan laba bersih Rp 23,9 miliar.

Target tersebut masing-masing meningkat 43,65% dan 68,14% dibandingkan realisasi tahun buku 2025. Peningkatan kinerja ditopang oleh ekspansi bisnis gas alam terkompresi (CNG) dan gas alam cair (LNG).

Sebagai gambaran, CGAS meraup pendapatan Rp 611,9 miliar pada 2025 atau naik 20,33% secara tahunan. Sementara itu, laba bersih CGAS juga tumbuh 62,79% secara tahunan menjadi Rp 15,88 miliar.


Direktur Utama Citra Nusantara Gemilang, Andika Purwonugroho, menyampaikan manajemen CGAS menargetkan volume penjualan mencapai 3,54 juta MMBTU pada 2026 atau naik 41,83% secara tahunan.

"Kami menargetkan pertumbuhan kinerja keuangan sejalan dengan peningkatan volume penjualan menjadi 3.539.000 MMBTU pada 2026, naik 41,83% YoY," ujar Andika dalam Paparan Publik, Senin (15/6/2026).

Baca Juga: IHSG Berpotensi Lanjut Reli, Ini Level yang Perlu Dicermati Investor

Saat ini, kata Andika, CGAS mengoperasikan enam fasilitas CNG Station dengan total kapasitas 12,2 MMSCFD serta satu LNG Station berkapasitas 1,5 MMSCFD di Karawang, Jawa Barat.

“Infrastruktur LNG Station mendukung penyaluran gas alam cair kepada pelanggan industri yang membutuhkan pasokan energi secara fleksibel di luar jaringan pipa,” jelasnya.

Di sisi distribusi, CGAS juga memiliki enam CNG Hub yang tersebar di Bandung, Klaten, Kediri, Malang, Lampung, dan Jombang untuk menjangkau pelanggan yang belum terhubung dengan jaringan pipa gas.

Secara keseluruhan, pada 2026 CGAS mengelola infrastruktur gas dengan total kapasitas sekitar 13,7 MMSCFD, yang terdiri atas fasilitas CNG Station berkapasitas 12,2 MMSCFD dan LNG Station berkapasitas 1,5 MMSCFD.

Sejalan dengan upaya memperkuat portofolio bisnis, Andika mengatakan CGAS merencanakan kegiatan usaha baru di bidang LNG dapat mulai beroperasi secara komersial pada kuartal IV-2026.

 
CGAS Chart by TradingView

“Saat ini, kami masih menyelesaikan proses engineering, procurement, and construction (EPC) guna memastikan fasilitas LNG siap beroperasi sesuai standar teknis dan keselamatan,” jelasnya.

Nantinya, produk LNG akan menyasar pelanggan industri maupun ritel. Beberapa calon pelanggan potensial antara lain PT Yamaha Motor Parts Manufacturing Indonesia, PT Indo Kordsa Tbk, PT Nippon Indosari Corpindo Tbk, dan PT Ateja Tritunggal.

Menurut Andika, pengembangan bisnis LNG akan memperluas pangsa pasar sekaligus meningkatkan diversifikasi basis pelanggan CGAS.

"Strategi tersebut juga diharapkan dapat memperkuat posisi CGAS sebagai penyedia solusi energi gas terintegrasi bagi sektor industri nasional," jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News