BANTEN. PT Chandra Asri Petrochemical Tbk memburu laba memanfaatkan harga minyak dunia yang masih belum pulih. Perusahaan berkode saham TPIA ini sudah menikmati kenaikan laba lebih dari enam kali lipat pada akhir semester I-2016 lalu. Manajemen mematok target positif di akhir tahun. "Untuk laba Kami optimis dapat meningkat hingga US$ 250 juta," kata Suryandi, Sekretaris Perusahaan TPIA, Jumat malam (23/9). Chandra Asri tengah diuntungkan dalam memproduksi nafta, produk turunan minyak bumi yang digunakan sebagai bahan baku industri petrokimia. Nafta bisa digunakan secara luas untuk produksi plastik, karet sintetis, sampai deterjen. Sedangkan harga minyak mentah dunia saat ini masih terseok di kisaran US$ 45 per barel.
Chandra Asri kejar laba dari pasar Tanah Air
BANTEN. PT Chandra Asri Petrochemical Tbk memburu laba memanfaatkan harga minyak dunia yang masih belum pulih. Perusahaan berkode saham TPIA ini sudah menikmati kenaikan laba lebih dari enam kali lipat pada akhir semester I-2016 lalu. Manajemen mematok target positif di akhir tahun. "Untuk laba Kami optimis dapat meningkat hingga US$ 250 juta," kata Suryandi, Sekretaris Perusahaan TPIA, Jumat malam (23/9). Chandra Asri tengah diuntungkan dalam memproduksi nafta, produk turunan minyak bumi yang digunakan sebagai bahan baku industri petrokimia. Nafta bisa digunakan secara luas untuk produksi plastik, karet sintetis, sampai deterjen. Sedangkan harga minyak mentah dunia saat ini masih terseok di kisaran US$ 45 per barel.