Chandra Asri Pacific (TPIA) Bakal Terbitkan Obligasi Bernilai Jumbo Rp 2,25 Triliun



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) berencana menerbitkan Obligasi Berkelanjutan V Chandra Asri Pacific Tahap III Tahun 2026 dengan jumlah pokok senilai Rp 2,25 triliun.

Obligasi ini terdiri dari empat seri. Seri A memiliki jumlah pokok sebesar Rp 1,32 triliun dengan tingkat bunga tetap sebesar 8,50% per tahun dan jangka waktu 370 hari kalender sejak tanggal emisi. 

Seri B memiliki jumlah pokok sebesar Rp 532,20 miliar dengan tingkat bunga tetap 9% per tahun dan jangka waktu 3 tahun sejak tanggal emisi. Seri C memiliki jumlah pokok Rp 177,53 miliar dengan tingkat bunga tetap sebesar 9,50% per tahun dan jangka waktu 5 tahun sejak tanggal emisi. Adapun Seri D memiliki jumlah pokok sebesar Rp 221,83 miliar dengan tingkat bunga tetap sebesar 10% per tahun dan jangka waktu 7 tahun sejak tanggal emisi. 


Baca Juga: Indonesia Selamat dari Downgrade MSCI, Berikut Kata Pelaku Pasar dan Analis

Masa penawaran umum Obligasi Berkelanjutan V Chandra Asri Pacific Tahap III Tahun 2026 akan berlangsung pada 6--9 Juli 2026, sedangkan tanggal penjatahan berlangsung pada 10 Juli 2026. Proses pengembalian uang pemesanan dan distribusi obligasi secara elektronik dilaksanakan pada 14 Juli 2026. Obligasi ini akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 15 Juli 2026.

Obligasi ini mendapat peringkat idAA- atau double A minus dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) yang berlaku untuk periode 31 Maret 2026 sampai 1 September 2026.

"Dana bersih yang diperoleh perusahaan dari hasil obligasi ini, setelah dikurangi biaya-biaya emisi, akan digunakan seluruhnya untuk keperluan modal kerja termasuk di antaranya pembelian bahan baku produksi untuk kegiatan usaha yang pelaksanaannya akan digunakan oleh perusahaan," ungkap Manajemen TPIA dalam keterbukaan informasi, Selasa (23/6).

Dalam melaksanakan aksi korporasi ini, TPIA menggandeng PT BCA Sekuritas, PT BNI Sekuritas, PT BRI Danareksa Sekuritas, PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia, PT Henan Putihrai Sekuritas, PT KB Valbury Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas, PT Sinarmas Sekuritas, dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk. Selain itu, ada PT Bank Tabungan Negara Tbk yang bertindak sebagai Wali Amanat.

Baca Juga: Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp 18.000 Jadi Rp 2.655.000 Per Gram, Rabu (24/6)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News