Chandra Asri (TPIA) Lolos Seleksi Proyek PSEL Serang Raya, Jalani Studi Kelayakan



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) buka suara terkait pengembangan bisnis waste to energy melalui fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL). Konsorsium Masa Depan Energi Indonesia (Chandra Waste Energy BGE) menjadi mitra terpilih dalam proses seleksi PSEL Tahap Kedua yang diselenggarakan Danantara Indonesia.

Konsorsium Chandra Waste Energy BGE menjadi mitra terpilih Danantara untuk pengembangan dan pengelolaan proyek PSEL di Serang Raya. Atas informasi tersebut, General Manager of Legal & Corporate Secretary Chandra Asri Pacific, Erri Dewi Riani mengungkapkan bahwa PT Chandra Waste Energy (PT CWE) merupakan entitas anak TPIA melalui PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA).

PT CWE bersama mitra konsorsium telah dipilih oleh Danantara sebagai selected partners PSEL Batch 2 untuk melakukan studi kelayakan atau Feasibility Study (FS) terkait potensi pengembangan proyek PSEL. Erri menegaskan, proses saat ini masih berada pada tahap awal studi dan evaluasi kelayakan, dan kelanjutan Proyek PSEL akan bergantung antara lain pada hasil FS yang kemudian akan dikeluarkan Final Letter of Award.


Baca Juga: Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp 9.000 Jadi Rp 2.601.000 per Gram, Selasa (21/7)

"Perusahaan selalu terbuka dengan kesempatan yang ada dalam rangka mendukung kinerja usaha perusahaan dan grup perusahaan agar tetap tumbuh secara berkelanjutan. Perusahaan akan tetap berupaya mengikuti dan mematuhi ketentuan dari peraturan Pasar Modal yang berlaku dalam setiap aksi korporasi," ungkap Erri melalui keterbukaan informasi pada Senin (20/7/2026).

Erri menyatakan pada tahap ini belum dapat ditentukan nilai maupun komitmen investasi final, sehingga TPIA belum dapat memberikan pernyataan atas besaran porsi investasi PT CWE maupun materialitasnya terhadap ekuitas Chandra Asri. Sejalan dengan itu, TPIA juga masih belum dapat memberikan estimasi potensi kontribusi pendapatan maupun laba bersih dari Proyek PSEL tersebut terhadap PT CWE secara langsung, lantaran proses FS baru akan dilaksanakan pada tahap ini. 

Adapun, peran PT CWE saat ini adalah sebagai anggota konsorsium dalam pelaksanaan FS untuk mengevaluasi aspek teknis, komersial, finansial, dan pengembangan proyek. Sampai dengan keterbukaan informasi ini rilis, Erri menegaskan bahwa proses FS baru akan dilaksanakan.

"Oleh karena itu, perusahaan belum dapat menyampaikan target waktu penyelesaian maupun jadwal pelaksanaan proyek. Timeline proyek akan ditentukan berdasarkan hasil FS dan setelah terdapat Final Letter of Award," tandas Erri.

Pada pekan lalu, PT Danantara Investment Management (DIM) bersama dengan PT Daya Energi Bersih Nusantara (Denera) telah mengumumkan mitra terpilih dalam proses  seleksi mitra usaha pengembang dan pengelola PSEL Tahap Kedua. Seleksi ini mencakup 8 lokasi pengembangan yang meliputi 20 kabupaten/kota. 

Ada delapan konsorsium mitra terpilih, salah satunya adalah Masa Depan Energi Indonesia (Chandra Waste Energy BGE) untuk proyek PSEL Serang Raya. Dalam informasi yang beredar sebelumnya, proyek PSEL Serang Raya ini bakal memiliki kapasitas pengolahan sampah sebanyak 1.161 ton per hari.

Baca Juga: Selatox Resmikan Fasilitas Biofarmasi, Bidik Peran sebagai Basis Manufaktur Global

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News