Chandra Asri (TPIA) Mulai Buyback Saham Hari Ini (28/10), Siapkan Dana Rp 2 Triliun



KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) mengumumkan rencana pembelian kembali (buyback) saham. Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (29/10/2026), TPIA menyiapkan dana buyback maksimal Rp 2 triliun.

Periode buyback dimulai hari ini, Kamis 29 Oktober dan akan berakhir pada 28 Januari 2026. Biaya buyback itu, dari kas internal secara bertahap, termasuk biaya transaksi pembelian kembali saham, komisi broker, dan biaya lain-lain.

Emiten Prajogo Pangestu tersebut berencana membeli kembali maksimal 1,6 miliar saham yang beredar di pasar, atau setara dengan 1,84% dari total saham. Buyback akan dilakukan dengan harga setinggi-tingginya Rp 3.000 per saham, dengan tetap tunduk pada POJK No. 13/2023.


Baca Juga: Chandra Daya Investasi (CDIA) Catat Pendapatan US$ 122 Juta hingga September 2026

“Jumlah maksimum saham yang dapat dibeli kembali tetap akan memperhatikan jumlah  saham free float perusahaan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ujar manajemen TPIA dikutip dari keterbukaan informasi BEI, Kamis (29/10/2026).

Dalam pelaksanaannya, TPIA menunjuk PT BCA Sekuritas sebagai pihak yang melakukan pembelian kembali saham melalui perdagangan di BEI.

Manajemen TPIA menyatakan, buyback dilakukan untuk meningkatkan nilai bagi pemegang saham, memperbaiki kinerja saham agar sejalan dengan kondisi fundamental perusahaan, serta menjaga kepercayaan publik.

Baca Juga: Rupiah dan Obligasi Tertekan The Fed, Ini Proyeksi Yield dan Rekomendasi SBN

Manajemen TPIA juga berkeyakinan bahwa buyback saham akan memberikan pengaruh negatif terhadap kinerja, pendapatan, dan pembiayaan perusahaan, karena TPIA memiliki arus kas yang memadai untuk membiayai kegiatan usaha, belanja modal, dan pembelian kembali saham.

TPIA berencana untuk menyimpan saham yang telah dibeli kembali sebagai saham treasuri dengan memperhatikan ketentuan POJK No. 29/2023.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News