Chandra Daya (CDIA) Perkuat Bisnis Logistik melalui Bersandarnya Kapal Novah



KONTAN.CO.ID - CILEGON. PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) makin gencar ekspansi di bisnis logistik. Langkah ini ditandai oleh sandaran perdana kapal logistik kimia cair bernama MT Novah milik anak usaha perseroan, PT Chandra Shipping International (CSI) di Cilegon, Banten.

Presiden Direktur Chandra Shipping International, Lingga Widastri mengatakan, kapal tanker berkapasitas 9.000 deadweight tonnage (DWT) ini akan melayani baik untuk rute domestik maupun internasional.

Dengan galangan yang berasal dari Fukuoka Shipyard Jepang, kehadiran armada ini diharapkan dapat memperkuat fleksibilitas layanan logistik, sekaligus meningkatkan keandalan rantai pasok industri kimia secara terintegrasi.


Baca Juga: Bridgestone: Prospek Industri Ban Domestik Masih Tumbuh 5% pada Tahun 2026

“Dengan adanya kapal ini, kami berharap dapat menjaga kinerja operasional, membuat logistik kami makin fleksibel, serta menjaga pasokan bahan baku Chandra Asri ke depan,” ujar Lingga dalam seremoni sandar perdana kapal Novah di dermaga PT Chandra Pelabuhan Nusantara (CPN), Cilegon, Selasa (12/5/2026).

Ke depan, Novah dinilai memiliki potensi untuk mendukung distribusi produk kimia lainnya. Khususnya, seiring dengan kebutuhan konektivitas perdagangan dan logistik industri di kawasan Asia Tenggara yang diperkirakan akan terus meningkat.

Adapun saat ini, ia membeberkan PT CSI memiliki 13 armada yang akan bertambah menjadi 14 setelah kedatangan kapal Boreas pada Agustus atau September 2026 ini.

Lingga bilang, hingga akhir tahun PT CSI juga akan menambah armada kapal kimia tanker, kapal gas, serta kapal etilen. “Tapi nanti ke depannya kita nggak menutup kemungkinan untuk berkembang ke jenis kapal-kapal lain,” ujarnya.

Dia membeberkan, tantangan utama dalam mengoperasikan kapal ialah menjaga utilitas tetap maksimal sekaligus memastikan biaya operasional efisien. Menurutnya, hal itu dilakukan dengan mempertimbangkan penentuan rute, efisiensi operasional, hingga strategi pengambilan bunker supaya biaya tetap terkendali.

“Memastikan pasokan dan arus kargo terus menerus berjalan dengan lancar juga diperlukan agar utilisasinya tetap maksimal,” jelasnya.

Lingga optimistis industri logistik kapal kimia cair makin prospektif ke depan seiring pemain yang terus berkembang. Meskipun, saat ini, sektor logistik khususnya kapal tanker masih terbilang lini bisnis baru bagi Chandra Asri.

“Pemain tanker lainnya itu sudah lama established di Indonesia. Mudah-mudahan kita bisa mendekati mereka, tapi kita juga tahu kita butuh waktu untuk ke sana,” ungkap Lingga.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Chandra Daya Investasi, Merly, mengatakan penambahan armada ini dapat berkontribusi terhadap pertumbuhan kinerja CDIA ke depan di sektor logistik.

“Kami juga berharap penambahan shipping vessel ini juga men-support kebutuhan infrastruktur Indonesia,” jelas Merly.

Ia menyebut pihaknya juga tak menutup kemungkinan jika Novah akan melayani sewa untuk perusahaan lain atau klien eksternal.

“Untuk mengoperasikan kapal, kita harus seefisien mungkin supaya utilisasi kapalnya itu semaksimal mungkin,” jelasnya.

Baca Juga: Vale Indonesia (INCO): Kerja Sama Nikel RI-Filipina Tak Berpengaruh ke Investasi HPAL

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News