Chandra Daya Investasi (CDIA) Perkuat Bisnis Offshore lewat Kapal Elara Dalimbar 1



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) melalui anak usahanya, PT Chandra Shipping International (CSI), memperluas layanan logistik maritim ke segmen offshore support dengan mengoperasikan kapal Multi-Purpose Support Vessel (MPSV) Elara Dalimbar 1. Kapal tersebut memperkuat kemampuan CSI dalam menangani pekerjaan lepas pantai yang membutuhkan dukungan teknis lebih kompleks.

CDIA menyebut Elara Dalimbar 1 dioperasikan oleh PT ELPI Trans Cargo (ETC), anak usaha CSI. Kapal ini diklaim sebagai MPSV berbendera Indonesia pertama yang memiliki kemampuan Dynamic Positioning (DP) Class III.

Teknologi tersebut memungkinkan kapal mempertahankan posisi dan arah secara presisi tanpa bergantung pada sistem penjangkaran konvensional. Kemampuan ini mendukung pekerjaan lepas pantai yang membutuhkan tingkat presisi, keselamatan, dan keandalan tinggi, termasuk kegiatan bawah laut atau subsea.


Baca Juga: Rupiah Tertekan, Reksadana Dolar Makin Menarik?

Elara Dalimbar 1 dirancang untuk mendukung berbagai pekerjaan, mulai dari subsea support, dukungan untuk Floating Production Storage and Offloading (FPSO), respons darurat, hingga pengangkatan di laut. Kapal tersebut juga dilengkapi Remotely Operated Vehicle (ROV), fasilitas pendukung penyelaman, serta dua unit crane berkapasitas hingga 150 ton dan 40 ton.

Presiden Direktur CSI Lingga Widastri mengatakan, pengoperasian kapal tersebut merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk memperluas portofolio layanan maritim sekaligus meningkatkan daya saing.

“Pengoperasian Elara Dalimbar 1 memperkuat kapasitas kami dalam melayani pekerjaan offshore dengan kebutuhan teknis yang lebih kompleks, sekaligus membuka peluang untuk berpartisipasi dalam proyek-proyek yang mendukung kegiatan industri energi dan pembangunan infrastruktur maritim di Indonesia,” ujar Lingga dalam siaran pers, Rabu (28/10/2026).

Menurut Lingga, penambahan kemampuan armada ini juga ditujukan untuk memperluas cakupan layanan dan menjajaki peluang bisnis yang lebih beragam sesuai kebutuhan pasar.

“Didukung kemampuan DP Class III dan berbagai fasilitas operasional, Elara Dalimbar 1 memberikan fleksibilitas bagi CSI untuk mendukung berbagai pekerjaan offshore dengan kebutuhan teknis yang lebih kompleks, sekaligus memperluas cakupan layanan maritim yang dapat kami tawarkan,” katanya.

Baca Juga: Astra Agro (AALI) Catat Pertumbuhan Pendapatan dan Laba Bersih pada Kuartal III 2026

Pengoperasian Elara Dalimbar 1 melengkapi portofolio layanan maritim CSI yang saat ini didukung oleh 15 kapal. Melalui pengembangan tersebut, CSI memperluas kapabilitas armadanya ke segmen offshore support untuk melengkapi layanan logistik maritim yang telah dijalankan.

Adapun CDIA merupakan perusahaan investasi infrastruktur yang memiliki bisnis di sektor energi dan kimia, infrastruktur terintegrasi, serta solusi mobilitas. Selain armada maritim sebanyak 15 kapal, CDI memiliki armada logistik darat sebanyak 212 unit dan gudang dengan total luas 51.128 meter persegi, termasuk satu fasilitas cold storage.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News