Charoen Pokphand (CPIN) Raih Penjualan Bersih Rp 61,6 Triliun Sepanjang 2023



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sepanjang tahun 2023, emiten agribisnis terutama unggas dan pakan unggas, PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) mencatatkan penjualan bersih senilai Rp 61,6 triliun. Angka ini meningkat 8,27% jika dibandingkan dengan penjualan bersih perseroan periode sama tahun 2022 yang berada di angka Rp 56,89 triliun. 

Pendapatan ini didukung dari 4 sektor penjualan yaitu penjualan pakan senilai Rp 49,43 triliun. Ditambah penjualan ayam pedaging/broiler senilai Rp 37 triliun kemudian penjualan anak ayam usia sehari senilai Rp 7,17 triliun, penjualan ayam olahan sebesar Rp 10 triliun dan penjualan lain-lain senilai Rp 6,53 triliun. 

Namun, kenaikan penjualan bersih ini berpengaruh pula pada kenaikan beban pokok penjualan sepanjang tahun 2023 sebesar 9,48%. Dari beban sepanjang 2022 yang berada di angka Rp 48,72 triliun menjadi Rp 53,34 triliun.


Baca Juga: Harga Jagung Diprediksi Naik, Begini Dampaknya Bagi Emiten Poultry

Kenaikan beban ini berpengaruh pula pada laba tahun berjalan atau laba bersih CPIN senilai Rp 2,32 triliun, artinya harus turun 20,82% jika dibandingkan laba bersih tahun 2022 lalu yang berada di angka Rp 2,93 triliun. 

Kemudian dari sisi aset liabilitas CPIN mencatatkan kenaikan tipis sebesar 3,1% dengan nilai Rp 13,94 triliun dibandingkan liabilitas sepanjang 2022 senilai Rp 13,52 triliun. 

Tak berbeda jauh, ekuitas juga naik tipus 2,54% dengan nilai Rp 27 triliun jika dibandingkan dengan ekuitas tahun 2022 yang berada di angka Rp 26,33 triliun. Sehingga total aset yang dimiliki CPIN hingga akhir tahun 2023 adalah Rp 40,97 triliun atau naik 2,81% jika dibandingkan total aset 2022 yang berada di angka Rp 39,85 triliun.

 
CPIN Chart by TradingView

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Handoyo .