KONTAN.CO.ID - JAKARTA — Klub raksasa Liga Inggris, Chelsea FC, dijatuhi denda rekor £10,75 juta atau sekitar Rp 215 miliar oleh Premier League setelah terbukti melakukan pelanggaran aturan keuangan selama era kepemilikan Roman Abramovich. Mengutip Reuters, Selain denda, klub asal London Utara itu juga menerima larangan transfer pemain tim utama selama satu tahun yang ditangguhkan serta larangan merekrut pemain akademi selama sembilan bulan. Sanksi ini menjadi denda terbesar sepanjang sejarah Premier League, menandai salah satu kasus finansial paling serius yang pernah menimpa klub elite Inggris.
Harga Minyak US$ 100 per Barel Picu Inflasi, Pertumbuhan Ekonomi Berisiko Terkoreksi
© 2026 Konten oleh Kontan
Skandal Transfer
- Eden Hazard – didatangkan dari Lille pada 2012 dengan nilai sekitar £32 juta
- Willian – dibeli dari Anzhi Makhachkala pada 2013 sekitar £30 juta
- Samuel Eto'o – bergabung pada 2013
Nilai Klub Chelsea
Kasus ini menjadi sorotan karena Chelsea termasuk salah satu klub paling bernilai tinggi di dunia sepak bola. Pada 2022, klub ini dijual kepada konsorsium Todd Boehly dan perusahaan investasi Clearlake Capital dengan nilai sekitar £4,25 miliar (sekitar Rp 85 triliun). Sejak diambil alih pemilik baru, Chelsea juga dikenal sangat agresif di pasar transfer. Dalam beberapa musim terakhir, klub ini menggelontorkan lebih dari € 1 miliar untuk membeli pemain baru, termasuk:- Enzo Fernández – sekitar € 121 juta
- Moisés Caicedo – sekitar € 115 juta
- Mykhailo Mudryk – sekitar € 70 juta
Tidak Mengurangi Poin?
Meski pelanggaran dinilai serius, Premier League tidak menjatuhkan hukuman pengurangan poin. Saat ini Chelsea mengoleksi 48 poin di klasmen sementara Liga Primer Inggris, di peringkat enam, satu poin di Bawah Liverpool. Sementara pemuncak klasmen adalah Arsenal dengan 70 poin, disusul Manchaster City 61 poin dan Manchaster United di peringkat tiga dengan 51 poin. Hal ini karena: pertama, pelanggaran terjadi sebelum kepemilikan baru pada 2022. Kedua, Manajemen baru secara sukarela melaporkan pelanggaran tersebut Ketiga, Klub bekerja sama penuh dengan tim investigasi liga. Reuters menyebut, faktor-faktor ini dianggap sebagai mitigating factors yang meringankan hukuman. Namun, larangan transfer yang dijatuhkan akan langsung berlaku jika Chelsea kembali melanggar aturan dalam dua tahun ke depan. Masalah hukum Chelsea belum sepenuhnya selesai.Iran Tolak Negosiasi dengan Trump! Perang Makin Panas, Selat Hormuz Jadi Penentu
© 2026 Konten oleh Kontan