Chery Cari Mitra Produksi di Eropa, Manfaatkan Pabrik Eksisting untuk Ekspansi



KONTAN.CO.ID – PARIS. Produsen otomotif asal China, Chery Automobile, berencana memperluas produksi mobil di Eropa melalui kerja sama dengan produsen lain dengan memanfaatkan fasilitas pabrik yang sudah ada. Langkah ini menjadi strategi utama perusahaan untuk mempercepat ekspansi tanpa harus membangun pabrik baru dari awal.

Chief Commercial Officer Chery untuk Prancis, Lionel French Keogh, mengatakan perusahaan tengah mencari kapasitas produksi tambahan di Eropa. Pernyataan tersebut disampaikan di sela acara peluncuran merek Omoda dan Jaecoo di Prancis.

“Kami sedang mencari kapasitas produksi lain di Eropa,” ujar Keogh.

Fokus pada Kemitraan Lokal


Chairman Chery, Yin Tongyue, menegaskan bahwa perusahaan lebih memilih menggunakan fasilitas produksi yang sudah ada dibandingkan membangun pabrik baru yang membutuhkan investasi besar dan waktu panjang.

Baca Juga: IMF dan Bank Dunia Waspadai Dampak Perang Iran, Ekonomi Global Tertekan

“Proses ini membutuhkan waktu dan dedikasi, terutama dalam membangun kemitraan lokal yang tepat,” kata Yin. Ia juga menyebut bahwa dalam beberapa bulan ke depan, perusahaan berharap dapat mengumumkan perkembangan baru terkait ekspansi tersebut.

Meski demikian, Yin tidak mengungkapkan dengan produsen mana Chery tengah bernegosiasi ataupun negara mana saja yang menjadi target utama. Namun, ia mengonfirmasi bahwa Prancis termasuk dalam daftar lokasi potensial.

Ekspansi Cepat di Pasar Eropa

Sejak mulai menjual kendaraan di Eropa pada 2023, Chery mencatat pertumbuhan pesat, sejalan dengan tren ekspansi produsen mobil China lain seperti BYD.

Penjualan Chery di Eropa melonjak hampir enam kali lipat pada tahun lalu menjadi lebih dari 120.000 unit, dibandingkan sekitar 17.000 unit pada periode sebelumnya, berdasarkan data Dataforce.

Sejumlah merek otomotif asal China kini telah memasuki pasar Eropa, dan lebih banyak lagi yang berencana melakukan hal serupa dalam waktu dekat.

Produksi di Spanyol dan Target Jangka Panjang

Sebagai bagian dari strategi ekspansi, Chery telah menjalin kerja sama dengan Ebro untuk memanfaatkan bekas pabrik Nissan di Barcelona, Spanyol. Melalui pabrik tersebut, perusahaan menargetkan produksi hingga 200.000 unit per tahun pada 2029.

Baca Juga: Perundingan Damai AS-Iran Gagal, Delegasi Tinggalkan Islamabad Tanpa Kesepakatan

Namun, kapasitas tersebut dinilai masih belum mencukupi untuk memenuhi permintaan pasar Eropa yang terus meningkat, sekaligus menyesuaikan dengan kebijakan tarif Uni Eropa terhadap kendaraan listrik asal China serta persyaratan kandungan lokal.

Peluncuran Model Baru di Eropa

Prancis menjadi salah satu pasar utama terakhir di Eropa tempat Chery meluncurkan model Jaecoo dan Omoda. Perusahaan juga berencana menghadirkan model dari merek utama Chery pada kuartal IV tahun ini.

Selain itu, Chery kemungkinan akan meluncurkan SUV listrik berukuran kecil di pasar Prancis menjelang akhir tahun. Perusahaan juga telah mengumumkan rencana peluncuran merek Lepas di Eropa.

Secara global, penjualan Chery Automobile tumbuh hampir 7% menjadi 2,8 juta unit pada tahun lalu. Lebih dari 47% penjualan perusahaan berasal dari pasar luar negeri, menunjukkan peran ekspor yang semakin penting dalam strategi pertumbuhan Chery.