KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ambisi Chery untuk memperkuat posisinya di Indonesia semakin terlihat. Tidak hanya sebagai pasar penjualan, Indonesia juga diproyeksikan menjadi basis produksi bagi pabrikan asal China tersebut di masa depan. President Director Chery Group Indonesia, Zeng Shuo, mengatakan bahwa langkah tersebut akan dilakukan seiring dengan pertumbuhan volume penjualan di Tanah Air.
“Ketika volume penjualan meningkat, kami tentu akan membangun produksi lokal. Kami melihat Indonesia sebagai pasar yang sangat menjanjikan di masa depan, mengingat jumlah penduduknya yang merupakan terbesar keempat di dunia, serta didominasi oleh generasi muda,” ujar Zeng, di Wuhu, China, Selasa (29/4/2026). Menurut dia, karakter demografi Indonesia menjadi salah satu alasan utama Chery serius menggarap pasar domestik.
Baca Juga: Presiden Prabowo Resmikan 13 Proyek Hilirisasi Tahap II Bernilai Rp116 Triliun Populasi usia muda dinilai menjadi faktor penting dalam mendorong pertumbuhan industri otomotif, khususnya kendaraan dengan teknologi baru. “Generasi muda selalu kami lihat sebagai masa depan. Karena itu, kami memandang Indonesia sebagai negara yang sangat potensial,” kata Zeng. Seiring dengan potensi tersebut, Chery juga menegaskan komitmennya untuk berinvestasi lebih jauh, termasuk menjadikan Indonesia sebagai pusat produksi. “Kami juga optimistis ke depan, dan ingin menjadikan Indonesia sebagai basis produksi (production hub) bagi Chery,” ujarnya.
Langkah ini sejalan dengan tren sejumlah pabrikan global yang mulai menjadikan Indonesia sebagai hub produksi untuk kawasan Asia Tenggara. Selain pasar yang besar, dukungan pemerintah terhadap industri otomotif dan elektrifikasi juga menjadi daya tarik tersendiri. Jika terealisasi, maka rencana ini tidak hanya memperkuat posisi Chery di Indonesia, tetapi juga berpotensi meningkatkan kontribusi industri otomotif nasional, baik dari sisi investasi maupun penyerapan tenaga kerja. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News