Chevrolet Spin siap menggeber pasar MPV



BEKASI. Pasar mobil multi purpose vehicle (MPV) bagaikan magnet bagi Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) di Indonesia. Bahkan, pasar ini terus mengundang pemain baru masuk dan menikmati kue penjualan.

Salah satunya PT General Motors Indonesia yang meluncurkan produk terbarunya, Chevrolet Spin pada kuartal pertama tahun ini. Tak tanggung-tanggung, General Motors menjadikan Indonesia sebagai basis produksi untuk jenis MPV kapasitas tujuh penumpang ini. Perlu diketahui, saat ini produksi Chevrolet Spin hanya ada di dua negara, yakni Brazil dan Indonesia.

Dus, GM menggelontorkan investasi US$ 150 juta untuk membangun pabrik seluas 58.000 meter persegi di atas lahan 108.000 m2 di Pondok Ungu Bekasi Jawa Barat. "Ini adalah pabrik keempat GM setelah Thailand dan Vietnam," ujar Martin Apfel, Presiden GM South East Asia Operations di pabrik GM di Bekasi, Selasa (19/2).


Pembangunan pabrik ini rampung pada 27 Juli 2012 dan memiliki kapasitas maksimum 40.000 unit per tahun. Dalam satu jam, satu shift kerja mampu memproduksi 10 unit Chevrolet Spin. Di pertengahan tahun ini, perusahaan akan menggenjot produksinya menjadi dua shift kerja.

Dengan pabrik baru, GM Indonesia menyerap 550 orang pekerja hingga Februari 2013 dan akan bertambah menjadi lebih dari 700 pekerja di pertengahan tahun ini.

Sekitar 20% produksi Chevrolet Spin untuk pasar ekspor. "Spin akan diekspor ke lima negara," ujar Apfel. Sasarannya antara lain Thailand, Filipina dan Afrika Selatan pada 2014. Ini berarti pasar domestik mendapat jatah 32.000 unit Chevrolet Spin di tahun ini.

Di Indonesia, MPV ini akan hadir dalam tujuh varian, dengan tiga pilihan mesin. Yakni, kendaraan berkapasitas 1.200 cc untuk mesin bensin (manual dan otomatis), kemudian kapasitas 1.300 cc dengan mesin diesel turbo (otomatis dan manual), serta kapasitas 1.500 cc bermesin bensin (manual dan otomatis).

"Chevrolet Spin menjadi satu-satunya MPV di kelasnya dengan enam transisi dan mesin diesel," ungkap Apfel.

Mobil ini akan dijual mulai dari Rp 139 juta per unit. Chevrolet Spin ditargetkan menjadi tulang punggung penjualan GM di Indonesia. "Pasar MPV di kelas ini masih besar," ujar Direktur Pemasaran GM Indonesia, Yuniady Haksono Hartono. Tapi dia enggan menyebut target pangsa pasar yang dibidik GM tahun ini.

Tahun lalu, Chevrolet berhasil menjual 5.643 unit mobil. Jumlah ini naik 17% dibandingkan penjualan 2011. Kendaraan segmen sport utility vehicle (SUV), Chevrolet Captiva menyumbang penjualan terbesar, yakni 2.530 unit atau 44,83% total penjualan 2012.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Sandy Baskoro