China Batasi Ekspor Mesin Bor Terowongan Mulai 18 November 2026



KONTAN.CO.ID – BEIJING. China akan memperketat ekspor mesin bor terowongan (tunnel boring machines), peralatan penting dalam pembangunan infrastruktur seperti jalur kereta bawah tanah dan jalan raya. Kebijakan ini mewajibkan eksportir mengantongi izin sesuai ketentuan pengendalian ekspor yang berlaku di negara tersebut.

Kementerian Perdagangan China mengumumkan kebijakan pengendalian ekspor tersebut pada Senin (19/10/2026). Pembatasan ini dijadwalkan mulai berlaku pada 18 November 2026.

Mengutip Reuters, eksportir harus mengajukan lisensi sesuai dengan ketentuan undang-undang pengendalian ekspor China serta peraturan mengenai ekspor barang-barang dengan penggunaan ganda (dual-use items).


Barang dengan penggunaan ganda merupakan produk, teknologi, atau peralatan yang dapat dimanfaatkan untuk kepentingan sipil maupun militer. Karena itu, ekspornya dapat dikenai pengawasan khusus oleh pemerintah.

Baca Juga: Volkswagen Bekukan Gaji Karyawan hingga 2030

Ekspor Mesin Penggali China Capai US$ 793 Juta

Data UN Comtrade menunjukkan, China mengekspor mesin pemotong batu bara atau batuan yang dapat bergerak sendiri serta mesin penggali terowongan senilai sekitar US$ 793 juta sepanjang 2025.

China juga menjadi salah satu pemasok utama peralatan penggalian dan pengeboran terowongan yang digunakan dalam proyek pembangunan jalur kereta bawah tanah dan jalan raya.

Kebijakan pengendalian ekspor tersebut berpotensi menjadi perhatian bagi negara-negara yang mengandalkan pasokan peralatan konstruksi dari China, terutama untuk proyek infrastruktur berskala besar.

Baca Juga: Euro Melemah, Rupiah Tertekan hingga Mendekati Level Terlemah dalam Tiga Bulan

Mesin bor terowongan merupakan peralatan penting dalam pembangunan terowongan karena dapat digunakan untuk menggali jalur bawah tanah dengan tingkat presisi tinggi. Peralatan ini banyak dibutuhkan dalam proyek transportasi perkotaan, jaringan kereta api, dan pembangunan jalan.

China Sesuaikan Pengendalian Ekspor Drone dan Kapal Keruk

Selain mesin bor terowongan, Kementerian Perdagangan China juga menyatakan akan menyesuaikan langkah pengendalian ekspor untuk barang-barang terkait drone dan kapal keruk (dredgers).

Penyesuaian tersebut merupakan bagian dari pembaruan daftar ekspor barang dengan penggunaan ganda milik China.