China Batasi Ekspor Tiga Bahan Kimia ke AS, Kanada, dan Meksiko



KONTAN.CO.ID - BEIJING. China menambahkan tiga bahan kimia ke daftar bahan prekursor yang dikontrol pada Jumat (22/5). Langkah ini membatasi ekspor bahan kimia tersebut ke Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat, hanya seminggu setelah pertemuan puncak antara pemimpin China dan AS di Beijing.

Komisi Pengendalian Narkotika Nasional China juga mengeluarkan peringatan terkait delapan bahan kimia lain yang “dapat digunakan untuk membuat narkotika sintetis.” Pihak berwenang menegaskan agar semua pelaku bisnis dan perdagangan ekspor terkait “secara ketat mematuhi hukum dan regulasi domestik maupun internasional.”

Baca Juga: Defisit Inggris Melejit, 24,3 Miliar Poundsterling Lenyap dari Anggaran!


Langkah ini mirip dengan kebijakan pengendalian narkotika yang dilakukan Beijing pada November lalu, beberapa hari setelah pertemuan antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping di Korea Selatan. Saat itu, Amerika Serikat sepakat mengurangi tarif terhadap China sebagai imbalan atas janji Beijing menindak perdagangan fentanyl ilegal.

Washington sebelumnya menuduh Beijing gagal menghentikan aliran bahan prekursor untuk fentanyl. Trump sempat memberlakukan tarif terkait fentanyl pada awal 2025, namun Mahkamah Agung AS membatalkannya pada Februari. China menanggapi tuduhan tersebut dengan menyatakan bahwa masalah opioid adalah “masalah AS yang menjadi tanggung jawab Washington.”

Dalam perkembangan terbaru, pihak berwenang anti-narkotika China dan AS menangkap lima tersangka dan menyita sejumlah narkotika dalam penyelidikan bersama kasus penyelundupan dan perdagangan narkoba bulan ini, menurut laporan media pemerintah China.