China Berikan Izin Penggunaan Darurat Vaksin Covid-19 Metode Semprot



KONTAN.CO.ID - BEIJING. Pemerintah China akhirnya memberikan izin penggunaan darurat vaksin Covid-19 semprot di tengah melonjaknya kasus dalam beberapa bulan terakhir. 

Dilansir dari Global Times, vaksin Covid-19 semprot yang mendapat izin bernama VectorFlu ONE yang dikembangkan oleh Hong Kong University, Xiamen University, dan Perusahaan Biofarmasi Wantai.

Pada hari Senin (5/12), Wantai mengumumkan bahwa Administrasi Produk Medis Nasional China menyetujui penggunaan daruratnya sesuai dengan ketentuan yang relevan dari Undang-Undang Administrasi Vaksin.


Hingga uji klinis Fase III, VectorFlu ONE menunjukkan telah mampu memberikan perlindungan yang baik terhadap strain varian Omicron BA.2, BA.4 dan BA.5.

Baca Juga: Hacker China Curi Uang Bantuan COVID-19 AS senilai Puluhan Juta Dolar

Vaksin tersebut adalah satu-satunya vaksin yang disemprotkan melalui hidung yang telah divalidasi keamanan dan tingkat efektivitasnya.

Menurut data yang diterbitkan Wantai, vaksin semprotan hidung ini memberikan perlindungan yang baik terhadap infeksi Omicron pada pneumonia neocrown tanpa terpengaruh dengan riwayat imunisasi sebelumnya.

Data dari uji klinis Fase III menunjukkan bahwa vaksin tersebut memberikan perlindungan yang baik terhadap varian Omicron dan beragam cabangnya, bahkan pada orang yang tidak memiliki riwayat imunisasi.

Baca Juga: Beijing Akan Hapus Kewajiban Menunjukkan Negatif Tes Covid-19 Saat ke Supermarket

University of Hong Kong mengatakan bahwa Wantai berencana memproduksi 200 juta dosis vaksin Covid-19 semprot dalam enam bulan ke depan.

Para pengembang percaya bahwa penggunaan vaksin semprot dapat secara efektif mengatasi kekurangan vaksin tradisional, termasuk memudahkan anak-anak yang takut disuntik untuk menerima vaksin. 

Alat untuk vaksin semprot hidung juga lebih sederhana dibandingkan dengan vaksin aerosol lainnya yang membutuhkan alat inhalasi tambahan.

Xiamen University juga mengklaim vaksin tersebut memiliki profil keamanan yang sangat baik dan tidak ada efek samping serius. Tingkat kemanjuran perlindungannya untuk orang tua dan pasien kronis tidak lebih lemah daripada orang sehat muda dan paruh baya.