KONTAN.CO.ID - SINGAPURA. Ekspor mineral tanah jarang dan logam strategis dari China ke Jepang kembali tercatat sangat rendah pada Juni 2026. Kondisi ini memperpanjang dampak gangguan pasokan bahan baku yang dipicu oleh ketegangan diplomatik antara kedua negara. Data bea cukai China yang dirilis pada Senin (20/7/2026) menunjukkan bahwa Beijing tidak mengirimkan galium, disprosium, terbium, maupun itrium ke Jepang sepanjang bulan lalu. Ekspor berbagai mineral penting tersebut telah dibatasi secara ketat selama beberapa bulan terakhir. Jepang merupakan negara dengan industri magnet berbasis tanah jarang terbesar di dunia di luar China. Namun, seperti banyak negara lainnya, Jepang masih sangat bergantung pada China untuk memenuhi kebutuhan sejumlah bahan baku tanah jarang.
China Hentikan Ekspor Mineral Tanah Jarang ke Jepang, Industri Tertekan
KONTAN.CO.ID - SINGAPURA. Ekspor mineral tanah jarang dan logam strategis dari China ke Jepang kembali tercatat sangat rendah pada Juni 2026. Kondisi ini memperpanjang dampak gangguan pasokan bahan baku yang dipicu oleh ketegangan diplomatik antara kedua negara. Data bea cukai China yang dirilis pada Senin (20/7/2026) menunjukkan bahwa Beijing tidak mengirimkan galium, disprosium, terbium, maupun itrium ke Jepang sepanjang bulan lalu. Ekspor berbagai mineral penting tersebut telah dibatasi secara ketat selama beberapa bulan terakhir. Jepang merupakan negara dengan industri magnet berbasis tanah jarang terbesar di dunia di luar China. Namun, seperti banyak negara lainnya, Jepang masih sangat bergantung pada China untuk memenuhi kebutuhan sejumlah bahan baku tanah jarang.