KONTAN.CO.ID - BEIJING. Di tengah situasi global yang semakin bergejolak, pemerintah China secara terbuka menyampaikan niatnya untuk menjalin hubungan yang lebih kuat dengan Rusia. Menteri Luar Negeri China, Qin Gang, pada hari Selasa (7/3) mengatakan saat ini Beijing harus memajukan hubungannya dengan Rusia. Kedekatan antara Presiden Xi Jinping dan Presiden Vladimir Putin pun dianggap bisa membuat dua negara semakin akrab. Belakangan ini juga mulai beredar kabar bahwa Xi akan mengunjungi Putin setelah sidang parlemen China yang akan berlangsung satu minggu lagi.
Baca Juga: China Kerek Anggaran Militer untuk Hadapi Ancaman yang Meningkat Sayangnya, Qin tidak memberikan jawaban pasti ketika ditanya apakah kunjungan tersebut akan terjadi atau tidak. Penguatan hubungan China dengan Rusia juga diprediksi membuka peluang bagi kedua negara untuk mulai meninggalkan dolar AS atau dalam setiap transaksi perdagangan bilateral. Isu tersebut mulai beredar setelah Rusia mendapat banyak sanksi internasional di sektor perdagangan akibat invasinya ke Ukraina. Terkait isu tersebut, Qin menegaskan bahwa China bisa menggunakan mata uang apa pun yang efisien, aman, dan kredibel.